Diana Rikasari Tampilkan Busana Bertema Autisme di Fashion Show Kanada

Hestianingsih - wolipop Sabtu, 19 Okt 2019 14:30 WIB
Salah satu karya Diana Rikasari bertema JAime lAutisme yang ditampilkan di Kanada. Foto: Dok. Diana Rikasari Salah satu karya Diana Rikasari bertema 'J'Aime l'Autisme' yang ditampilkan di Kanada. Foto: Dok. Diana Rikasari

Vancouver - Karya fashion bisa menjadi ruang untuk mengekspresikan diri sekaligus menyoroti isu sosial yang terjadi di lingkungan sekitar. Seperti yang dilakukan desainer dan blogger Indonesia Diana Rikasari.

Lewat tangan kreatifnya, Diana Rikasari menciptakan karya busana bertemakan 'J'Aime l'Autisme' yang mengandung arti 'I Love Autism'. Sebanyak delapan set busana ditampilkan dalam Vancover Fashion Week untuk koleksi Spring/Summer 2020 di Vancouver, Kanada, pekan lalu.

Seperti temanya, koleksi kali ini mengangkat isu autisme yang memang menjadi perhatian khusus bagi wanita berusia 35 tahun ini. 'I Love Autisme' merupakan interpretasi pribadi Diana tentang apa yang dirasakan orang-orang autis terhadap autisme itu sendiri.


Diana Rikasari Tampilkan Busana Bertema Autisme di Fashion Show KanadaFoto: Dok. Diana Rikasari

Sebanyak delapan set busana yang ditampilkan menggunakan material transparan yang membawa siluet simpel namun berkarakter kuat. Koleksi ini sarat kesan playful dengan warna-warna cerah yang sudah menjadi ciri khas dari seorang Diana Rikasari.

Simbol cinta dan ikon-ikon unik di atas bahan tulle menjadi aksen yang menarik perhatian dalam karyanya kali ini. Para model pun ditampilkan dengan riasan wajah bold, di mana bagian tengah wajah mereka, dilukis menggunakan cat berwarna biru.


Diana Rikasari Tampilkan Busana Bertema Autisme di Fashion Show KanadaFoto: Dok. Diana Rikasari

Dalam rilis pers yang diterima Wolipop pada Sabtu (19/10/2019), wanita yang kini menetap di Swiss ini, berharap bisa membuat banyak orang berpikiran lebih terbuka terhadap autisme. Bahwa autisme bukanlah keterbatasan atau kekurangan melainkan perbedaan dan keunikan yang menjadikan dunia lebih berwarna.

"Di Vancouver Fashion Week, keberagaman adalah kekuatan kami yang terbesar. Kami membawakan bakat-bakat desain luar biasa dari Kanada dan berbagai dunia, mempersembahkan konsep kreatif yang bersifat kebaruan ke industri fashion," ujar Produser dan Founder Vancouver Fashion Week Jamal Abdourahman.
Diana Rikasari Tampilkan Busana Bertema Autisme di Fashion Show KanadaFoto: Dok. Diana Rikasari

Diana Rikasari merupakan desainer yang mengawali kariernya dengan menjadi fashion blogger. Inspirasi rancangannya banyak datang dari kehidupan sehari-hari dan lingkungan di sekitarnya, yang kemudian dituangkan dalam rancangan busana bergaya playful, dengan sedikit sisipan humor.


Ibu satu anak ini mendirikan brand alas kaki bernama UP dan lini busana kasual SCHMILEYMO. Kini wanita yang sedang mengenyam pendidikan fashion di Swiss Mode International Fashion Design, Montreux, Swiss, ini sedang dalam proses mengukuhkan posisinya sebagai desainer di dunia fashion internasional lewat label atas namanya sendiri Diana Rikasari.

Simak Video "Ketika Alam dan Manusia Dipersatukan di Lucky Trend Fashion Show"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)