Sindir Farhat, Nikita Mirzani Pamer Jadi VIP di LV, Apa itu Tamu VIP?

Vina Oktiani - wolipop Senin, 16 Sep 2019 14:42 WIB
Nikita Mirzani saat bergaya di Paris. Foto: Instagram @nikitamirzanimawardi_17 Nikita Mirzani saat bergaya di Paris. Foto: Instagram @nikitamirzanimawardi_17

Jakarta - Nikita Mirzani dan Farhat Abbas saling sindir soal belanja di butik Louis Vuitton Paris. Nikita pun memamerkan bahwa dirinya adalah tamu VIP di Louis Vuitton. Sementara menurutnya Farhat hanya bisa berfoto di depan butik LV Paris. Pengacara mantan suami Nia Daniati itu kemudian membalas sindiran Nikita dengan memamerkan foto sejumlah tas Louis Vuitton yang menurutnya dibelinya di Paris.

"Ketemu Farhat Abbas di Paris. Nyai mau belanja di LV pke vip akses biar ga ngantri dan dilayani seperti princess. Si Farhat cuma foto2 doang di dpn LV nya sama wanita berkerudung. Hahaha adeuh smp mules," begitu tulis Nikita di Instagram Story miliknya baru-baru ini.

Dari aksi saling sindir Nikita dan Farhat ini, ada pertanyaan dari para netizen, bagaimana Nikita bisa menjadi tamu VIP di Louis Vuitton Paris sementara Farhat tidak. Seperti dikutip dari NZHerald, sejumlah brand high end seperti Louis Vuitton, Gucci, Prada, dan Hermes, memang memberikan layanan ekstra pada para pelanggannya. Salah satunya dengan menjadikan mereka sebagai VIP.



Bagaimana seseorang bisa mendapatkan status VIP saat berbelanja ke butik high end seperti Louis Vuitton? Guardian mengungkapkan konsumen VIP adalah mereka yang setia pada brand dan tentu saja membelanjakan uangnya dalam jumlah besar pada brand tersebut.

Toko Louis Vuitton Paris.Toko Louis Vuitton Paris. Foto: Mike Hewitt/Getty Images


Namun khusus untuk di butik Louis Vuitton, jumlah uang yang dibelanjakan tak selalu menjadi faktor utama seseorang mendapatkan gelar VIP atau VIC (Very Important Customer). Seperti dikutip dari Purseblog, para pembeli Louis Vuitton yang bergelar VIP atau VIC berbagi kisahnya soal bagaimana mereka bisa mendapatkan status bergensi tersebut.

"Aku tanya pada sales associateku, dia bilang, sebagian besar sales associate lah yang memutuskan siapa yang bisa diberikannya kartu VIP. Biasanya memang yang mendapatkannya adalah mereka yang membeli setidaknya satu bulan sekali dan membeli produk edisi terbatas. Tapi tidak ada batasan jumlah minimal dalam pembelian ini untuk menjadi VIP," tulis seorang pelanggan Louis Vuitton di situs Purseblog.



Menurut sebagian besar pembeli produk Louis Vuitton, untuk menjadi seorang VIP di butik brand high end tersebut, seseorang harus menjalin hubungan yang baik dengan sales associate di butik Louis Vuitton. Saat seorang sales associate sudah mengenali diri kliennya, mereka biasanya akan memberikan informasi terkini mengenai produk-produk Louis Vuitton secara personal. Tak jarang para klien VIP ini juga mendapat undangan menonton fashion show Louis Vuitton atau acara pesta terbatas peluncuran produk terbaru.

Para pengguna situs Purseblog yang mengaku sebagai klien VIP Louis Vuitton ini juga mengungkapkan saat sudah memiliki gelar VIP, mereka memang mendapatkan layanan istimewa ketika berkunjung ke butik. Mulai dari dijamu makanan dan minuman, sang klien juga bisa mendapatkan layanan didatangi ke rumahnya ketika mereka berbelanja dalam jumlah banyak.





Simak Video "Rayakan Ulang Tahun ke-165, Louis Vuitton Gelar Pameran"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)