Desainer Anne Avantie Kenang Pelukan Hangat Ani Yudhoyono

Daniel Ngantung - wolipop Minggu, 02 Jun 2019 07:08 WIB
Foto: Dok. Instagram Ani Yudhoyono Foto: Dok. Instagram Ani Yudhoyono

Jakarta - Kepergian Ani Yudhoyono meninggalkan duka mendalam, tanpa terkecuali di benak desainer Anne Avantie. Sang desainer kebaya tersebut mengenang Ani Yudhoyono sebagai sosok yang sangat berperan dalam kesuksesan kariernya di ranah mode Tanah Air.

Sebagai ucapan bela sungkawanya, Anne Avantie mengunggah sebuah video yang memperlihatkan momen ia menerima Upakarti Kartini Indonesia dari Ani Yudhoyono pada 2004. Ketika itu, istri dari Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu baru menjabat sebagai Ibu Negara.

"Apa yg telah Beliau berikan .., pelukan nya .., cium lembut nya dan kata kata teduh nya telah menghantarkan saya ke jenjang karier ... hingga saat ini . .. adalah ANUGERAH yg sangat saya syukuri," tulis Anne sebagai keterangan video.



Ia lalu menyinggung betapa hangatnya karakter nenek empat cucu itu. Satu hal yang tak dilupakan Anne adalah Ani Yudhoyono sebagai sosok inspiratif yang selalu memberinya semangat agar tak kenal lelah dalam berkarya terutama untuk melestarikan kain Indonesia sebagai warisan budaya.

[Gambas:Instagram]


"Sedih terasa di hati dan Duka yg mendalam ..teringat masa yg telah berlalu .., betapa hangat nya Pelukan Beliau .., kalimat lembutnya dan cium kasih nya .. menyemangati saya untuk " jangan pernah lelah dalam berkarya apalagi menyerah ..."🏻" lanjut Anne.

Dikenal sebagai pecinta wastra Nusantara, Ani Yudhoyono sangat akrab dengan komunitas fashion Indonesia yang memiliki perhatian sama. Selain Anne Avantie, sejumlah desainer kondang Tanah Air seperti Priyo Oktaviona, Ivan Gunawan dan Didiet Maulana mengungkapkan rasa dukacitanya di media sosial.

Ani Yudhoyono mengembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan kanker darah di National University Hospital, Singapura, Sabtu (1/6/2019). Ia wafat dalam usia 66 tahun. Rencananya, jenazah akan dikebumikan besok di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta.


(dng/eny)