Cetak Sejarah, Ini Model Albino Pertama yang Tampil di Sampul Vogue

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 17 Apr 2019 15:30 WIB
Foto: Instagram @thandohopa Foto: Instagram @thandohopa

Jakarta -

Di industri fashion, Vogue jadi salah satu kitab. Model yang tampil di sampul majalah ini umumnya juga bukan model sembarangan. Vogue pun memilih model tak biasa yang mencetak sejarah. Pertama kalinya, Vogue mendaulat wanita albino untuk ditampilkan pada sampulnya.

Vogue Portugal memilih Thando Hopa sebagai model cover untuk edisi April. Hal tersebut pertama kali terungkap dari Instagram Thando yang menampilkan bocoran sampul terbaru Vogue Portugal. Thando pun dipilih untuk mewakili tema 'Afica Motherland', yang menyorot Afrika sebagai tempat lahirnya kemanusiaan.

Berdasarkan cuitan di Twitter Vogue, edisi itu dipersembahkan untuk merayakan spektrum kecantikan Afrika. Selain Thando, model Alek Wek juga menjadi sampul alternatif dari edisi tersebut.

Hal ini tentu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Thando. "Aku dulu pernah berkata pada teman dekatku bahwa akan menyenangkan melihat seorang wanita albino di sampul Vogue, aku tidak pernah membayangkan bahwa wanita itu adalah aku. 'Kita adalah orang-orang yang kita tunggu'. Aku merasa emosional karena aku melihat pergerakan dan dapat membentuk bagian dari sebuah cerita progresif dan naratif.

"Aku berada dalam tempat dalam karierku di mana aku mengapresiasi setiap spesimen dari tubuhku dan mengetahui kemana aku pergi, keberadaanku, seperti apa adanya, selalu dan akan selalu cukup," tulis Thando di akun Instagram-nya selagi berterima kasih kepada Vogue Portugal.

Dalam edisi tersebut, Thando juga bercerita mengenai pengalamannya sebagai orang dengan kondisi kulit albino. Ternyata sesuatu yang dianggap banyak orang kekurangan itu menjadi kelebihan bagianya karena mendukung karier dan mendorong Thando menjadi aktivis. Salah satu satunya untuk meluruskan anggapan albinisme sebagai tren.

"Aku tidak berpikir bahwa tubuh manusia harus disebut sebagai tren. Aku punya masalah serius dengan orang yang mengatakan albinisme adalah sebuah tren. Atau orang-orang yang mengatakan 'keren untuk menjadi orang kulit hitam sekarang'. Tubuh manusia tidak bukan sekali pakai," katanya.


Cetak Sejarah, Ini Model Albino Pertama yang Tampil di Sampul Vogue
(ami/ami)