Marc Jacobs Sanggah Tuduhan Plagiarisme Logo Nirvana
Daniel Ngantung - wolipop
Selasa, 12 Mar 2019 16:55 WIB
Los Angeles
-
Desember lalu Marc Jacobs sempat digugat atas tudingan plagiarisme logo Nirvana. Setelah hampir tiga bulan berlalu, Marc Jacobs pun akhirnya menanggapi gugatan tersebut.
Marc Jacobs melalui pengacaranya mengklaim gugatan dari Nirvana tidak didasari atas bukti yang kuat. Argumen tersebut sudah disampaikan kepada Pengadilan Negara Bagian California.
Menurut pihak Marc Jacobs, pihak Nirvana tidak memiliki hak cipta atas logo ikon tersenyum sebagaimana yang sudah diklaim di gugatannya lalu. Di samping itu, terdapat pula perbedaan desain antara logo Nirvana dan Marc Jacobs. "Atas alasan itu, gugatan tersebut harus dicabut karena gagal memberikan bukti otentik," demikian bunyi dokumen pihak Marc Jacobs seperti dikutip Billboard.
Perkara hukum ini bermula setelah Marc Jacobs meluncurkan koleksi 'Bootleg Redux Grunge' pada November 2018 untuk merayakan kelahiran koleksi bertema grunge rancangannya 25 tahun lalu. Beberapa produk dihiasi logo ikon tersenyum yang diklaim Nirvana mirip dengan logo band mereka.
Desainnya hadir dengan mata yang diganti huruf 'M' dan 'J', inisial dari Marc Jacobs. Dalam versi Nirvana, logo dihiasi mata berbentuk huruf 'x'. Jenis huruf onxy pada tulisan 'Heaven' di kaus Marc juga disebut mirip dengan nama Nirvana. Pihak Nirvana menegaskan bahwa gambar tersebut telah menjadi hak cipta mereka sejak 1992.
Tak hanya itu, band besutan mendiang Kurt Cobain itu, turut mempermasalahkan penggunaan kata 'grunge' pada nama. 'Bootleg Redux Grunge'. Disebutkan bahwa Nirvana yang menemukan istilah untuk genre musik tersebut.
(dtg/dtg)
Marc Jacobs melalui pengacaranya mengklaim gugatan dari Nirvana tidak didasari atas bukti yang kuat. Argumen tersebut sudah disampaikan kepada Pengadilan Negara Bagian California.
Gigi Hadid di acara peluncuran koleksi 'Bootleg Redux Grunge'. (Foto: Ben Gabbe/Getty Images for Marc Jacobs) |
Menurut pihak Marc Jacobs, pihak Nirvana tidak memiliki hak cipta atas logo ikon tersenyum sebagaimana yang sudah diklaim di gugatannya lalu. Di samping itu, terdapat pula perbedaan desain antara logo Nirvana dan Marc Jacobs. "Atas alasan itu, gugatan tersebut harus dicabut karena gagal memberikan bukti otentik," demikian bunyi dokumen pihak Marc Jacobs seperti dikutip Billboard.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koleksi 'Bootleg Redux Grunge'. (Foto: Ben Gabbe/Getty Images for Marc Jacobs) |
Tak hanya itu, band besutan mendiang Kurt Cobain itu, turut mempermasalahkan penggunaan kata 'grunge' pada nama. 'Bootleg Redux Grunge'. Disebutkan bahwa Nirvana yang menemukan istilah untuk genre musik tersebut.
(dtg/dtg)
Elektronik & Gadget
Suara Lebih Jernih dengan MISENI Q8 Mic Kecil Jepit Clip on yang Wajib Dimiliki Content Creator!
Elektronik & Gadget
Review Anker Nano 10.000mAh 45W Powerbank Canggih Beda dari yang Lain!
Perawatan dan Kecantikan
Rambut Auto Fresh Tanpa Keramas dengan Dry Shampoo Andalan dari Batiste yang Praktis Banget!
Perawatan dan Kecantikan
Bibir Auto On Point, Duo Timephoria yang Bikin Tampilan Makin Fresh & Glowing!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Sering Merasa Tak Punya Baju? Ini 7 Trik Biar Outfit Lama Terlihat Baru
Teriakan Pelaku Bisnis Mode, Mulai Khawatir Dampak Perang Iran-AS
Anne Hathaway Pastikan Tidak Ada Model Kurus di The Devil Wears Prada 2
Gaya Matching Melania Trump dengan Robot Humanoid di Gedung Putih
Supermodel David Gandy Ramal Industri Modeling akan 'Punah' Gara-Gara AI
Most Popular
1
Fakta Ngeri Model yang Dibunuh Eks Kekasih, Kini Kepalanya Hilang dari Peti
2
Lee Hi dan DOK2 Go Public, Persahabatan 10 Tahun Berubah Jadi Kisah Cinta
3
8 Jam Mewah Georgina Rodriguez, Pacar Ronaldo, Setara Rumah Miliaran
4
Rambut Putih Bukan karena Usia, Ini Kisah Wanita dengan Kondisi Genetik Langka
5
5 Rekomendasi Drama China Terbaru 2026 yang Lagi Populer dan Wajib Ditonton
MOST COMMENTED












































Gigi Hadid di acara peluncuran koleksi 'Bootleg Redux Grunge'. (Foto: Ben Gabbe/Getty Images for Marc Jacobs)
Koleksi 'Bootleg Redux Grunge'. (Foto: Ben Gabbe/Getty Images for Marc Jacobs)