Di Paris Fashion Week, Dior Angkat Motif Kotak-kotak Jadi Tren

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 28 Feb 2019 17:11 WIB
Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images

Paris - Peragaan koleksi terbaru rumah mode Christian Dior membuka rangkaian Paris Fashion Week Fall-Winter 2019/2020, Selasa (26/2/2019). Kali ini, Dior menawarkan deretan busana dan aksesori bermotif plaid atau kotak-kotak untuk tren mode tahun depan.

Motif tersebut menghiasi berbagai pilihan busana mulai dari gaun, blus, celana, hingga pilihan outerwear seperti parka dan jaket. Bahkan, sang desainer, Maria Grazia Chiuri, juga mengaplikasikan motif tersebut untuk bar jacket yang merupakan blazer ikonis buatan Christian Dior.


Di Paris Fashion Week, Dior Angkat Motif Kotak-kotak Jadi TrenBar jacket Dior hadir dalam motif 'plaid' atau kotak-kotak. (Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images)
Perpaduan warnanya pun beragam, di antaranya kombinasi hitam-putih, merah-hitam, dan hijau-merah. Sesekali beberapa pilihan aksesori seperti tas turut hadir dalam motif tersebut.

Maria menjelaskan, inspirasinya datang dari 'Teddy Boys', yakni tren gaya berbusana para pria yang populer di Inggris pada era 1950-an. Mereka bergaya necis ala kaum Edwardian sebagai bentuk protes terhadap situasi sosial dan politik yang tak menentu. Invasi musik rock n roll dari Amerika Serikat juga memilki pengaruh kuat dalam melahirkan tren ini.


Di Paris Fashion Week, Dior Angkat Motif Kotak-kotak Jadi Tren(Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images)
Maria lantas memberi tajuk koleksi ini 'Teddy Girls'. "Semasa masih muda, saya seperti desainer kebanyakan sangat terpukau oleh London. Kami semua mau ke sana karena nilai sejarahnya tapi tetap terbuka pada perubahan," kata Maria kepada The Guardian.

Di fashion show yang digelar di pelataran Musee Rodin itu, Maria turut memperkenalkan slogan feminis terbarunya. Menyusul kesuksesan kaus 'we should all be feminists', perempuan pertama yang ditunjuk sebagai direktur kreatif Dior itu menghadirkan kaus 'sisterhood global' sebagai pembuka fashion show. Kaus berwarna putih itu berpadu apik dengan rok siluet A setinggi pinggul dengan sabuk tebal dan topi kulit berwarna hitam.


Di Paris Fashion Week, Dior Angkat Motif Kotak-kotak Jadi Tren(Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images)
Tak hanya itu, Maria mendedikasikan peragaan kali ini untuk seniornya, ikon mode sekaligus desainer Chanel dan Fendi Karl Lagerfeld yang meninggal di usia 85 tahun pekan lalu karena sakit. Maria mengenal sosok Karl secara personal saat bekerja di Fendi.

"Aku sangat sedih karena Karl meninggal, tapi menurutku itu sebuah pertanda. Sebelumnya, dia dikenal sebagai seorang direktur kreatif pada zamannya. Mustahil untuk menemukan seorang direktur kreatif seperti dia dan loyal selama 50 tahun, seperti yang dia lakukan di Fendi," ucap Maria.

(dtg/dtg)