Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Prada Minta Maaf karena Pakai Boneka Kulit Hitam Jadi Hiasan Toko

Alissa Safiera - wolipop
Minggu, 16 Des 2018 22:08 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hiasan di butik Prada yang dianggap menghina orang kulit hitam. Foto: Dok. Twitter
Jakarta - Sepekan ini gerai Prada New York mendapat kritikan keras lewat media sosial. Setelah potret ornamen salah satu gerainya viral, Prada minta maaf lewat akun media sosialnya.

Kontroversi itu dimulai ketika seorang pengacara bernama Chinyere Ezie mengungkap pengalaman buruknya saat ke Prada lewat Facebook. Ceritanya pun kian viral membuat Prada akhirnya angkat suara.

Dalam postingan Chinyere, terlihat butik Prada dihiasi ornamen boneka kulit hitam. Boneka itu digambarkan dengan bibir merah tebal dan kedua tangannya diangkat ke atas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



"Aku jarang membuat banyak post publik, tapi kali ini aku gemetaran karena sangat marah. Hari ini saat kembali ke New York setelah kunjungan emosional ke Smithsonian National Museum of African American history and Culture yang menampilkan pameran dari orang kulit hitam, aku melewati toko Prada di Soho, hanya untuk melihat imej kulit hitam yang rasis dan diperlakukan tak adil," tulisnya.

Chinyere melanjutkan ceritanya, ia mengatakan mengajukan keluhan ke pegawai toko Prada. Namun dia menemukan fakta lainnya. "Aku diberitahu sebelumnya ada pegawai kulit hitam yang juga komplain mengenai hal ini di Prada, tapi sekarang dia sudah tidak kerja lagi di sana," tambahnya.

Setelah viral dan banyak dikritik, Prada akhirnya meminta maaf lewat Twitternya. Mereka juga mengatakan segera menurunkan hiasan dan produk-produk yang berbau rasis dalam tokonya.

"Prada Group abhors racist imagery. The Pradamalia are fantasy charms composed of elements of the Prada oeuvre. They are imaginary creatures not intended to have any reference to the real world and certainly not blackface. We abhor all forms of racism and racist imagery. We will withdraw all of the characters in question from display and circulation," demikian isi cuitan Prada.

(eny/eny)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads