Ini yang Dilakukan Parang Kencana Agar Anak Muda Suka Pakai Batik
Nada Saffana - wolipop
Sabtu, 08 Des 2018 14:25 WIB
Jakarta
-
Seiring pengaruh globalisasi banyak generasi muda yang enggan untuk melestarikan kebudayaan Indonesia, salah satunya batik. Banyaknya anggapan mengenai batik sebagai pakaian formal dan tidak modern membuat generasi muda lebih memilih jenis pakaian yang lebih kekinian agar tidak ketinggalan zaman.
"Menarik minat anak muda otomatis bermain dengan style, desain yang disukai anak- muda," ujar Meity Sutandi selaku Sales & Marketing Director Parang Kencana saat ditemui di acara Press confenrence "Satu Untuk Batik Indonesia" di Galeri Parang Kencana, Kemang, Jakarta Selatan (7/12/18).
Cara mensiasatinya dengan menaruh aksen batik tidak diseluruh bagian, misalnya hanya di bagian kerah atau di bagian lengan. Selanjutnya pilih yang berbahan katun karna selain lebih murah, material katun juga lebih mudah merawatnya dibandingkan yang berbahan sutra.
"Kita akan terus berupaya. Kalau motif batik terlalu heavy atau batik kuno mungkin anak muda big no banget, mereka gak akan mau pake batik." sambungnya.
Selain itu Meity juga mengatakan alasan tingginya harga batik karena proses pembuatannya panjang.
"Harga batik tergantung tingkat kesulitan, mahal karena prosesnya yang panjang. Ada yang pengerjaannya memakan waktu dua tahun," imbuhnya.
Pada dasarnya pengrajin batik semakin hari semakin sedikit. Oleh sebab itu, masyarakat harus terus menggalangkan cinta batik di Indonesia.
Baginya pekerjaan membatik itu merupakan pekerjaan yang bertujuan untuk melestarikan budaya. Jika pengguna batik lebih banyak, otomatis pengrajin batik pun akan terus menjamur. (eny/eny)
"Menarik minat anak muda otomatis bermain dengan style, desain yang disukai anak- muda," ujar Meity Sutandi selaku Sales & Marketing Director Parang Kencana saat ditemui di acara Press confenrence "Satu Untuk Batik Indonesia" di Galeri Parang Kencana, Kemang, Jakarta Selatan (7/12/18).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara mensiasatinya dengan menaruh aksen batik tidak diseluruh bagian, misalnya hanya di bagian kerah atau di bagian lengan. Selanjutnya pilih yang berbahan katun karna selain lebih murah, material katun juga lebih mudah merawatnya dibandingkan yang berbahan sutra.
"Kita akan terus berupaya. Kalau motif batik terlalu heavy atau batik kuno mungkin anak muda big no banget, mereka gak akan mau pake batik." sambungnya.
Selain itu Meity juga mengatakan alasan tingginya harga batik karena proses pembuatannya panjang.
"Harga batik tergantung tingkat kesulitan, mahal karena prosesnya yang panjang. Ada yang pengerjaannya memakan waktu dua tahun," imbuhnya.
Pada dasarnya pengrajin batik semakin hari semakin sedikit. Oleh sebab itu, masyarakat harus terus menggalangkan cinta batik di Indonesia.
Baginya pekerjaan membatik itu merupakan pekerjaan yang bertujuan untuk melestarikan budaya. Jika pengguna batik lebih banyak, otomatis pengrajin batik pun akan terus menjamur. (eny/eny)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
2
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED











































