Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Vera Kebaya Gelar Peragaan Tunggal Perdana, Ini Fakta Menariknya

Daniel Ngantung - wolipop
Senin, 13 Agu 2018 16:36 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: dok. Instagram
Jakarta - Nama desainer Vera Anggraini sudah akrab di telinga para pecinta kebaya klasik. Vera yang di media sosial lebih dikenal dengan nama brand Vera Kebaya kerap menjadi langganan para selebriti hingga anak presiden Indonesia.

Merayakan 16 tahun berkarier, Vera Anggraini bakal menggelar peragaan busana tunggal perdana. Berikut fakta menarik di balik hajatan spesial pendiri Vera Kebaya itu.

Merajut Nusantara

Foto: Daniel Ngantung/Wolipop

Untuk pertama kalinya setelah hampir 16 tahun berkarya, desainer Vera Anggraini yang dikenal berkat labelnya, Vera Kebaya, bakal menggelar peragaan tunggalnya. "Merajut Nusanatara", begitu tajuk gelaran istimewa tersebut, akan berlangsung di Dian Ballroom, Raffles Hotel, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/8/2018).

40 Kebaya Pengantin Nusantara

Foto: Daniel Ngantung/Wolipop

Dalam peragaan ini, desainer yang karyanya pernah membungkus tubuh Raisa hingga Kahiyang Ayu ini mempersembahkan 40 kebaya pengantin Nusantara bergaya modern yang merefleksikan kekayaan budaya Indonesia. "Daerahnya beragam, dari Aceh hingga Papua. Saya ingin menunjukkan betapa kayanya negeri kita ini," ungkap Vera saat jumpa pers, Senin (13/8/2018).

Persiapan Singkat

Foto: Daniel Ngantung/Wolipop

Peragaan terbagi menjadi tiga sekuen, yakni Khatulistiwa, Jawa Dwipa, dan Swarnadwipa. Khusus untuk peragaan ini, semua busana merupakan koleksi baru yang dibuat dalam kurun waktu empat bulan. "Boleh dibilang persiapan cukup singkat. Awalnya sempat ragu bisa selasai tepat waktu, tapi berkat dukungan orang-orang terdekat akhirnya rampung juga," ungkap desainer kelahiran Medan, 25 Oktober 1974, ini.

Bebas Berekspresi

Foto: Daniel Ngantung/Wolipop

Karena dalam menciptakan koleksi ini tidak ada tuntutan dari klien, Vera pun benar-benar bebas mengekspresikan kreativitasnya, terutama untuk pemilihan warna. "Contohnya, kebaya Mandailing yang kuat dengan warna merahnya saya ganti dengan biru elektrik supaya ada kesan kekinian tanpa meninggalkan pakem," kata mantan asisten desainer Adjie Notonegoro itu.

Diramaikan Djaduk Ferianto hingga Sundari Soekotjo

Foto: Daniel Ngantung/Wolipop

Menariknya, peragaan ini juga mendapat sentuhan musikal dari musisi Djaduk Ferianto yang mengaku belum pernah menangani sebuah proyek fashion show. "Banyak tawaran, tapi saya tolak. Kali ini, saya mau bergabung karena melihat ada semangat yang sama. Vera mengolah kebaya dengan cara yang baru seperti dalam proses kreatif saya dalam bermusik," kata Djaduk yang antara lain akan memadukan musik etnik dengan fusion jazz untuk peragaan nanti. Selain Djaduk, penyanyi keroncong Sundari Soekotjo turut menyumbangkan suara merdunya untuk hajatan ini. Untuk mendokumentasikan momen spesial tersebut, Vera juga didukung oleh fotografer kenamaan Darwis Triadi.



Model Asli Indonesia

Foto: Daniel Ngantung/Wolipop

Kebaya karya Vera nantinya bakal diperagakan oleh model-model berdarah asli Indonesia yang datang dari beragam suku. Tapi tak cuma model, para penata rias pun bakal diajak berlenggang di catwalk sebagai bentuk apresiasi Vera untuk mereka yang turut berkontribusi besar dalam mempercantik pengantin di hari spesialnya.

Kado untuk HUT RI

Foto: Daniel Ngantung/Wolipop

"Sejauh ini, peragaan 'Merajut Nusantara' merupakan prestasi terbesar dalam karier saya. Saya benar-benar nggak menyangka rencana ini akhirnya bisa terwujud," ujar lulusan tata busana Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Medan ini. Vera pun mendedikasikan 'Merajut Nusantara' sebagai kado spesial untuk HUT ke-73 Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus mendatang.

(dtg/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads