Kolaborasi Batik dan Sendra Tari di Mahakarya Borobudur 2018
Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 21 Mar 2018 19:30 WIB
Jakarta
-
Candi Borobudur sebagai peninggalan sejarah menyimpan berbagai kisah historis akar peradaban Nusantara, termasuk batik sebagai warisan budaya. Inilah yang diangkat dalam "Mahakarya Borobudur 2018: Indonesia Berkain".
Mahakarya Borobudur merupakan hajatan rutin PT. Taman Wisata Candi Borobudur (TWC) sebagai sarana promosi alternatif kepada khalayak luas. Memasuki gelaran ketiganya, Mahakarya Borobudur tahun ini hadir dengan konsep yang berbeda dengan mengusung konsep 'batik performing arts'.
"Konsepnya, batik, musik, dan tari dipadu menjadi satu dengan inspirasi Borobudur itu sendiri. Lewat acara ini, kami ingin memperkenalkan warisan budaya Indonesia dengan cara yang berbeda sebagai bentuk apresiasi kami juga kepada sejarah negeri ini," ujar Direktur Utama TWC Edi Setijono saat jumpa pers di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (21/3/2018).
Edi mengatakan, Candi Borobudur merupakan 'perpustakaan' budaya Indonesia yang penuh ilham. Dari batik hingga sendra tari, semuanya tercermin dalam relief-reliefnya yang indah.
Baca Juga : Jangan Asal Pakai, Kenali 7 Motif Batik Paling Populer dan Maknanya
"Peninggalan budaya seharusnya tidak hanya untuk kita kagumi, tapi juga mengilhami kita untuk melahirkan karya-karya yang sama mahanya dengan Borobudur itu sendiri," tambah Edi.
Acara ini akan berlangsung pada Rabu, 18 April mendatang, bertepatan dengan World Heritage Day atau Hari Warisan Dunia. Lokasi tepatnya di salah satu area ring satu Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, yakni Aksobya.
Terlibat dalam acara ini, desainer mode senior Tanah Air Musa Widyatmodjo sebagai direktur kreatif, serta Sutradara Wawan Sofwan.
Diungkapkan Musa, batik sebagai warisan budaya merupakan akar identitas bangsa yang perlu diperkenalkan dari generasi ke generasi.
Baca Juga : Dian Pelangi Ciptakan Motif Batik Baru Bernama Arsiran
"Dilihat dari akarnya, Indonesia adalah bangsa yang berkain. Cara berkainnya beragam mulai dari didodot sampai disarung. Ini tentu harus diwariskan namun harus tetap relevan dengan perkembangan zaman," kata Musa.
Tiga maestro batik dan sembilan desainer lintas generasi pun digandeng untuk merefleksikan perjalanan batik. Karya-karya legenda batik Go Tik Swan, salah satunya, mewakili para maestro. Ada pula Iwan Tirta dan Danar Hadi. Sementara Purana hingga Danjyo Hiyoji merepresantikan batik di tangan desainer masa kini. "Sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai warga Indonesia untuk mewarisi budaya Indonesia. Misi Purana sendiri adalah memperkenalkan batik dengan karakter kekinian sehingga akrab di kalangan anak muda," kata Nonita Respati, pendiri dan direktur kreatif Purana. (dng/agm)
Mahakarya Borobudur merupakan hajatan rutin PT. Taman Wisata Candi Borobudur (TWC) sebagai sarana promosi alternatif kepada khalayak luas. Memasuki gelaran ketiganya, Mahakarya Borobudur tahun ini hadir dengan konsep yang berbeda dengan mengusung konsep 'batik performing arts'.
"Konsepnya, batik, musik, dan tari dipadu menjadi satu dengan inspirasi Borobudur itu sendiri. Lewat acara ini, kami ingin memperkenalkan warisan budaya Indonesia dengan cara yang berbeda sebagai bentuk apresiasi kami juga kepada sejarah negeri ini," ujar Direktur Utama TWC Edi Setijono saat jumpa pers di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (21/3/2018).
Kolaborasi batik dan sendra tari. Foto: Daniel Ngantung/Wolipop |
Edi mengatakan, Candi Borobudur merupakan 'perpustakaan' budaya Indonesia yang penuh ilham. Dari batik hingga sendra tari, semuanya tercermin dalam relief-reliefnya yang indah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peninggalan budaya seharusnya tidak hanya untuk kita kagumi, tapi juga mengilhami kita untuk melahirkan karya-karya yang sama mahanya dengan Borobudur itu sendiri," tambah Edi.
Acara ini akan berlangsung pada Rabu, 18 April mendatang, bertepatan dengan World Heritage Day atau Hari Warisan Dunia. Lokasi tepatnya di salah satu area ring satu Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, yakni Aksobya.
Terlibat dalam acara ini, desainer mode senior Tanah Air Musa Widyatmodjo sebagai direktur kreatif, serta Sutradara Wawan Sofwan.
Diungkapkan Musa, batik sebagai warisan budaya merupakan akar identitas bangsa yang perlu diperkenalkan dari generasi ke generasi.
Baca Juga : Dian Pelangi Ciptakan Motif Batik Baru Bernama Arsiran
"Dilihat dari akarnya, Indonesia adalah bangsa yang berkain. Cara berkainnya beragam mulai dari didodot sampai disarung. Ini tentu harus diwariskan namun harus tetap relevan dengan perkembangan zaman," kata Musa.
Tiga maestro batik dan sembilan desainer lintas generasi pun digandeng untuk merefleksikan perjalanan batik. Karya-karya legenda batik Go Tik Swan, salah satunya, mewakili para maestro. Ada pula Iwan Tirta dan Danar Hadi. Sementara Purana hingga Danjyo Hiyoji merepresantikan batik di tangan desainer masa kini. "Sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai warga Indonesia untuk mewarisi budaya Indonesia. Misi Purana sendiri adalah memperkenalkan batik dengan karakter kekinian sehingga akrab di kalangan anak muda," kata Nonita Respati, pendiri dan direktur kreatif Purana. (dng/agm)
Home & Living
Saatnya Ganti Tempat Sampah yang Bikin Rumahmu Lebih Higienis Sekaligus Estetik!
Home & Living
3 Pilihan Keranjang Laundry Ini Harus Ada di Rumah, Bikin Cucian Jadi Gak Numpuk Berantakan!
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
Rihanna Gandeng Anak Elon Musk Jadi Model Lingerie untuk Koleksi Valentine
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
Most Popular
1
Foto Cantik BCL-Alyssa Daguise Hadiri Pernikahan 'Pangeran Jaksel' di Maroko
2
Foto Vidi Aldiano Tampil Berkumis Jadi Groomsman Pernikahan Sahabat di Maroko
3
Emily Ratajkowski Berhijab Sambut Wali Kota Muslim New York, Unggahan Dikritik
4
7 Potret G-Dragon Pakai Bandana Emas Berhias Permata, Cuma Ada Satu di Dunia
5
7 Potret Aurelie Moeremans Tetap Cantik Pamer Baby Bump yang Makin Besar
MOST COMMENTED












































Kolaborasi batik dan sendra tari. Foto: Daniel Ngantung/Wolipop