Prabal Gurung Dituduh Melecehkan Karyawan yang Tubuhnya Gemuk karena Hamil

Hestianingsih - wolipop Senin, 19 Feb 2018 11:04 WIB
Foto: Getty Images Foto: Getty Images

Jakarta - Desainer Prabal Gurung diterpa kabar miring. Ia dituding telah melakukan fat-shaming, perilaku melecehkan atau mengejek seseorang karena bertubuh gemuk, oleh mantan karyawannya.

Adalah Melissa Teitel, mantan karyawan Prabal Gurung yang mengklaim telah mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari desainer kelahiran Singapura itu. Wanita yang pernah bekerja sebagai direktur pemasaran di 2014 itu mengatakan Prabal Gurung mengejek bentuk tubuhnya saat ia hamil, kemudian memecatnya setelah ia melahirkan.

Melissa Teitel bercerita kalau Prabal Gurng kerap berkomentar menyoal berat badannya yang kian naik. Ia juga mengejek kebiasaan Melissa yang sering meraup camilan dalam jumlah banyak.

"Kamu tahu itu bukan porsi sekali makan, kan?" kata Melissa, menirukan ucapan Prabal Gurung, seperti dikutip dari Aol.
Prabal Gurung Dituduh Melecehkan Karyawan yang Tubuhnya Gemuk karena HamilFoto: Getty Images

Padahal, Melissa mengatakan dia telah menjelaskan bahwa camilan itu tidak dimakannya sendiri, tapi untuk dibagikan juga kepada karyawan lain. Setelah mendengar penjelasannya, Melissa mengungkapkan kalau sang desainer malah tertawa.

"Dia melakukan itu di depan semua orang. Aku sampai tidak bisa berkata-kata," ujar Melissa Teitel kepada Vox.

Perilaku fat-shaming Prabal Gurung terhadap Melissa tidak berhenti sampai di situ. Melissa mengatakan kalau Prabal Gurung bilang padanya, sejumlah investor menolak menanam modal pada lini busana miliknya karena tidak suka dengan penampilannya sebagai direktur penjualan.

Melissa menirukan kata-kata Prabal Gurung yang kala itu mengirimnya pesan lewat email, "Kami tahu kamu sedang hamil, tapi penampilan seperti itu tidak bagus untukku."

Sadar dirinya telah diperlakukan tidak adil, Melissa pun membalas email dari mantan atasannya itu.

"Tidak ada yang ingin berat badannya kembali lagi melebihi aku," tulisnya lewat email. Dan Prabal Gurung pun membalas, "Aku benar-benar berharap begitu."

Melissa Teitel menjelaskan kalau ia mengalami preeclampsia selama kehamilan. Yakni kondisi yang menyebabkan tubuh membengkak. Saat hamil, kaki dan pergelangan kakinya benar-benar membengkak dan tidak ada yang bisa ia lakukan untuk mencegahnya.
Prabal Gurung Dituduh Melecehkan Karyawan yang Tubuhnya Gemuk karena HamilFoto: Getty Images

Meskipun kondisi tubuhnya membengkak, Melissa Teitel mengungkapkan kalau Prabal Gurung tidak mengizinkannya memakai sepatu flat. Ia juga meminta Melissa untuk tidak memakai gaun saat kerja.

"Mungkin gaun bukan pakaian yang tepat untukmu. Tidak ada yang mau melihat kaki kamu itu," cerita Melissa lagi soal perkataan Prabal Gurung kepadanya.

Hari-hari Melissa bekerja dengan Prabal Gurung saat ia hamil, dirasakannya seperti sebuah siksaan mental. Ia merasa setiap waktu selalu dijadikan target fat-shaming.

Melissa juga menceritakan setelah melahirkan anak pertamanya melalui operasi caesar dan masih dalam masa menyusui, perusahaan kemudian memecatnya. Namun juru bicara Prabal Gurung menampik klaim Melissa dan menyatakan bahwa ia berhenti kerja atas kemauannya sendiri.

"Sedih ya mendengar kalau mantan anggota tim kami punya pengalaman yang tidak baik ketika bekerja dengan brand kami," ujar juru bicara Prabal Gurung.

Juru bicara tersebut juga mengatakan, apa yang dikatakan Melissa tidak merefleksikan semangat maupun budaya kerja di perusahaannya.

Melissa Teitel melahirkan pada 10 September 2015, dan diminta bekerja kembali pada 26 Oktober 2015. Karena masih masa pemulihan dan menyusui ASI eksklusif, Melissa meminta agar bisa bekerja paruh waktu dari rumah.

Namun, perusahaan Prabal Gurung tidak setuju dan mengharuskannya bekerja penuh waktu. Melissa mengklaim kalau perusahaan memberitahukannya dia telah efektif resign. Bagi Melissa, itu berarti dia telah dipecat dan kini dia meminta agar perusahaan membayar asuransi kesehatannya. (hst/hst)