SOE Jakarta Siap Bawa Kain Tenun Indonesia ke Fashion Show London

Alisa Kintan - wolipop Rabu, 07 Feb 2018 18:33 WIB
Foto: Wolipop/Alisa Kintan Foto: Wolipop/Alisa Kintan

Jakarta - Tahun 2018 akan menjadi tahun bersejarah bagi desainer berbakat Indonesia, Monique Soeriaatmadja. Brand fashion miliknya, SOE Jakarta, akan memulai fashion show perdananya di Fashion Scout London Fashion Week 2018, 16 - 20 Februari mendatang. Dalam acara bergengsi ini SOE akan berkolaborasi dengan brand makeup LAKME yang juga baru diluncurkan di Indonesia enam bulan lalu.

"Kami sangat bangga bisa mendukung industri fashion Indonesia, saat yang bersamaan juga saya excited sekali bahwa LAKME bisa memperkenalkan tren makeup terbaru untuk spring/summer 2018", ujar Adina Tontey, General Manager LAKME Indonesia pada konferensi pers di Eastern Opulence, Cipaku I, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2018).

Diakui Adina, yang membuat kolaborasi ini berjalan karena ia melihat konsistensi rancangan milik SOE yang cocok untuk diperagakan dalam sebuah show bertaraf internsional.

"Sejak Monique diberitahu tentang keberangkatannya ke London Fashion Week, kita setiap hari Whatsapp-an untuk membicarakan konsep dan segalanya supaya nantinya konsep tersebut bisa bermanfaat buat para desainer-desainer Indonesia nantinya," tambahnya.

Untuk koleksi yang akan dipamerkan di London nanti, Monique terinspirasi dari gaya khas seorang pelukis asal Amerika Serikat abad 20, Georgia O'Keeffe.

"Baru-baru ini ada sebuah exhibitions yang membahas mengenai lifestyle seorang Georgia yang menurut saya sangat rumit. Dia seseorang yang sangat independen, sangat kuat," kata Monique Soeriaatmadja.

Tata busana seorang pelukis yang terkenal dengan karya-karyanya seperti bunga-bunga besar, gedung pencakar langit di New York, dan pemandangan khas New Mexico ini sangat maskulin dan androgini sehingga membuat SOE Jakarta akhirnya memutuskan untuk menjadikannya inspirasi. Dalam debut show-nya ini SOE akan menampilkan 20 busana terbaru.

SOE banyak bermain dengan palet multi warna seperti biru indigo, hitam, dan cokelat. Juga terracotta dan khaki yang sebagian besar dibuat menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM).

"Kita membawa busana-busana tersebut dengan mengolah kain-kain tenun buatan pengrajin Indonesia. Jadi kita membawa sosok perempuan yang modern tapi kita mengolah kainnya dengan teknik yang tradisional," ujar Monique.

Dalam koleksi kali ini SOE Jakarta juga akan menggunakan kain Batik untuk pertama kalinya.

"Aku ambil salah satu hasil lukisan Georgia lalu aku gambar ulang dengan watercolor terus dibuat cap batiknya dan kita cap batiknya menggunakan pewarna alam," tambah Monique.

Salah satu keistimewaan koleksi SOE Jakarta untuk Fashion Scout London Fashion Week adalah, ia menghidupkan kembali karya-karya lukisan Georgia yang rata-rata menggunakan arang lalu dipadukan dengan warna-warna maskulin. Ada pula kain tenun yang dikombinasikan dengan kain poplin.

Selain itu SOE menghidupkan kembali karya tersebut menggunakan pewarna natural pada kain tenun denim. Monique mengakui hal tersebut merupakan tantangan bagi dirinya dan tim karena harus menciptakan ulang kain tradisional menjadi terlihat kekinian sehingga dapat menarik perhatian pengunjung Fashion Scout.

Kolaborasi LAKME dengan SOE Jakarta mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti Badan Ekonomi Kreatif. Dukungan tersebut diutarakan oleh Deputi Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah BEKRAF, Endah Wahyu Sulistianti, saat konferensi pers. "Fashion itu salah satu sektor unggulan di Indonesia, bahkan kontribusi dunia Fashion untuk Indonesia di PBB menduduki urutan kedua setelah sektor kuliner," kata Endah Wahyu, Deputi Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif) yang turut membantu pergelaran ini.

Endah menambahkan bahwa ini merupakan salah satu upaya BEKRAF untuk mempromosikan produk ekonomi kreatif karya anak bangsa ke dunia internasional. Selain itu British Council Indonesia yang diwakili oleh Senior Program Manager Arts and Creative Industries Camelia Harahap juga memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi LAKME dan SOE Jakarta.

"Lewat program UK/ID 2016-2018 kami mendukung terjalinnya kerjasama dan kolaborasi antar seniman, desainer, pelaku kreatif serta organisasi seni Inggris dan Indonesia. Kami bangga untuk dapat memberikan kesempatan dan mendukung SOE Jakarta untuk menampilkan hasil karyanya di Fashion Scout London Fashion Week 2018" ujar Camelia.
(hst/hst)