Setelah Harvey Weinsten, Kini Fotografer Fashion Jadi Tertuduh Pelecehan Seks
Alissa Safiera - wolipop
Rabu, 25 Okt 2017 15:10 WIB
Jakarta
-
Nama fotografer Terry Richardson menjadi sorotan pekan ini. Bukan soal hasil karyanya yang sering dipakai brand terkenal sekelas Marc Jacobs atau Tom Ford, namun perilakunya yang tidak pantas terhadap para modelnya.
Fotografer berusia 52 tahun ini sudah memiliki nama besar di industri fashion dunia, khususnya Amerika. Berbagai brand dan majalah seperti Harper's Bazaar, Vogue hingga GQ biasa menggunakan keahliannya untuk membuat hasil foto yang dramatis. Karyanya pun dikenal kerap menampilkan unsur-unsur seksual, dari mulai model tak berbusana atau memeragakan gerakan seks.
Kesuksesan Terry di industri mode nyatanya diiringi dengan cerita buruk dari model-model yang pernah bekerjasama dengannya. Para model tersebut melaporkan bila mereka dilecehkan secara seksual oleh fotografer fashion ini.
Kasus ini terkuak setelah banyak korban mulai berani bicara, seperti skandal yang dilakukan sutradara Harvey Weinstein, yang juga ramai beberapa waktu terakhir. Langsung setelah isu berkembang dan makin ramai dibicarakan, Conde Nast; kantor publikasi yang menaungi Vogue, GQ dan Glamour pun membuat pernyataan resmi soal melarang memakai karya si fotografer dalam tiap terbitannya.
Vice President dan Chief Operating Officer James Woolhouse memuat pernyataan tersebut lewat surel yang dikirimkan secara resmi ke berbagai media.
"Saya menulis ini tentang masalah penting. Conde Nast tidak lagi bekerjasama dengan fotografer Terry Richardson. Setiap foto yang telah atau belum dipublikasikan akan diberantas dan diganti dengan materi yang lainnya. Tolong perhatikan bila peraturan ini berlaku di lokasi Anda dengan segera. Terima kasih atas dukungan Anda dalam hal ini," tulis pernyataan pihak Conde Nast.
Sebenarnya berita soal pelecehan yang dilakukan Terry sudah mulai muncul sejak 2001. Seorang model bernama Liksula Cohen pernah bercerita saat ia diminta membuka busananya oleh Terry yang saat itu juga tak berbusana. Kemudian aktris dan model Coco Rocha juga pernah diminta menyemburkan susu dari mulutnya oleh Terry ketika melangsungkan pemotretan untuk Vogue Prancis. Ketika itu Coco sudah mengatakan ia tidak nyaman melakukannya.
Atas isu tersebut, brand seperti Target, Aldo dan H&M memutuskan hubungan kerja dengan fotografer itu di tahun 2014. Namun brand besar sekelas Valentino, majalah mode CR Fashion Book dan selebriti seperti Kylie Jenner atau Lady Gaga tetap memakai jasa sang fotografer.
(asf/asf)
Fotografer berusia 52 tahun ini sudah memiliki nama besar di industri fashion dunia, khususnya Amerika. Berbagai brand dan majalah seperti Harper's Bazaar, Vogue hingga GQ biasa menggunakan keahliannya untuk membuat hasil foto yang dramatis. Karyanya pun dikenal kerap menampilkan unsur-unsur seksual, dari mulai model tak berbusana atau memeragakan gerakan seks.
Kesuksesan Terry di industri mode nyatanya diiringi dengan cerita buruk dari model-model yang pernah bekerjasama dengannya. Para model tersebut melaporkan bila mereka dilecehkan secara seksual oleh fotografer fashion ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dok. Getty Images |
Vice President dan Chief Operating Officer James Woolhouse memuat pernyataan tersebut lewat surel yang dikirimkan secara resmi ke berbagai media.
"Saya menulis ini tentang masalah penting. Conde Nast tidak lagi bekerjasama dengan fotografer Terry Richardson. Setiap foto yang telah atau belum dipublikasikan akan diberantas dan diganti dengan materi yang lainnya. Tolong perhatikan bila peraturan ini berlaku di lokasi Anda dengan segera. Terima kasih atas dukungan Anda dalam hal ini," tulis pernyataan pihak Conde Nast.
Foto: Dok. Getty Images |
Sebenarnya berita soal pelecehan yang dilakukan Terry sudah mulai muncul sejak 2001. Seorang model bernama Liksula Cohen pernah bercerita saat ia diminta membuka busananya oleh Terry yang saat itu juga tak berbusana. Kemudian aktris dan model Coco Rocha juga pernah diminta menyemburkan susu dari mulutnya oleh Terry ketika melangsungkan pemotretan untuk Vogue Prancis. Ketika itu Coco sudah mengatakan ia tidak nyaman melakukannya.
Atas isu tersebut, brand seperti Target, Aldo dan H&M memutuskan hubungan kerja dengan fotografer itu di tahun 2014. Namun brand besar sekelas Valentino, majalah mode CR Fashion Book dan selebriti seperti Kylie Jenner atau Lady Gaga tetap memakai jasa sang fotografer.
Foto: Instagram |
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Most Popular
1
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
2
7 Foto Mesra Salshabilla Adriani dan Ibrahim Risyad yang Sedang Jadi Sorotan
3
Influencer China Jadi Gelandangan di Kamboja, Terjebak Janji Manis Pacar
4
Ramalan Shio 2026
Pakar Feng Shui Bongkar Kunci Cuan 2026 Satu Hal Ini Agar Emosi Tetap Stabil
5
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
MOST COMMENTED












































Foto: Dok. Getty Images
Foto: Dok. Getty Images
Foto: Instagram