Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Ketika Kain Tenun Dayak Iban Berkibar di New York Fashion Week 2017

Eny Kartikawati - wolipop
Senin, 11 Sep 2017 15:28 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Dok. Gallery of Indonesia
Jakarta - Pada 2017 ini, semakin banyak desainer Indonesia yang menampilkan karyanya di pekan mode New York. Salah satunya adalah desainer Yurita Puji yang menampilkan koleksi busana dari tenun Dayak Iban.

Yurita Puji menampilkan rangkaian koleksinya di Nolcha Show yang merupakan rangkaian dari New York Fashion Week 2017. Fashion show digelar di Industria Studios, New York, 8 September 2017.

Dalam fashion show tersebut, Yurita menjadi satu-satunya desainer Indonesia yang memamerkan koleksinya. Selain dia, ada juga fashion show gaun pengantin dan gaun malam dari Chasity Sereal, sepatu karya NEUBYRNE dan tas rancangan Trade by Gina La Morte.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika Kain Tenun Dayak Iban Berkibar di New York Fashion Week 2017Foto: Dok. Gallery of Indonesia


Desainer kelahiran Bandung itu menampilkan wajah Indonesia dengan sentuhan etnik modern menggunakan kain-kain tradisional. Kain Indonesia yang ditampilkannya adalah kain tenun Dayak Iban dari Kapuas Hulu Kalimatan, Songket Palembang, Tenun NTT hingga Noken dari Papua.

Ketika Kain Tenun Dayak Iban Berkibar di New York Fashion Week 2017Foto: Dok. Gallery of Indonesia


"Saya ingin mengangkat cerita penenun wanita Indonesia yang penuh warna ini yang menginspirasi koleksi saya", jelas Yurita Puji dalam keterangan pers yang diterima Wolipop.

Sebelumnya dalam jumpa pers menjelang keberangkatan ke New York, Yurita mengatakan bahwa desainnya akan tampak mewah dengan permainan teknik 3D dan ragam detail. Terdapat kurang lebih 12 koleksi busana wanita yang nanti ditampilkan.

Ketika Kain Tenun Dayak Iban Berkibar di New York Fashion Week 2017Foto: Dok. Gallery of Indonesia


Bagi Yurita Puji, memamerkan karya dalam rangkaian New York Fashion Week ini adalah yang kedua kali. Sebelumnya dia juga sudah menampilkan karyanya dalam rangkaian pekan mode New York 2016.

Penampilan koleksi busana Yurita Puji yang mengangkat warisan budaya Nusantara di New York ini merupakan bagian dari misi Gallery of Indonesia. Gallery of Indonesia yang didirikan Mey Hasibuan, menjadi 'gerbang' para desainer lokal bisa tampil di pekan mode New York sehingga lebih dikenal masyarakat Amerika Serikat.

Selain menghadirkan Yurita Puji di New York Fashion Week, Gallery of Indonesia juga memamerkan koleksi aksesori pengrajin Indonesia di Nolcha Fashion Lounge. Produk-produk yang dipamerkan di antaranya koleksi mutiara air tawar dari label Ms Mysa, clutch House of Shiloh dan koper kecil berbahan kain tenun NTT.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads