Jangan Tertipu! Ini Cara Bedakan Tas Kulit Asli dan Palsu

Arina Yulistara - wolipop Selasa, 29 Agu 2017 10:58 WIB
Foto: Dok. Instagram @dorisdorotheaofficial Foto: Dok. Instagram @dorisdorotheaofficial
Jakarta - Tas kulit asli tentu memiliki harga yang lebih mahal. Bahkan tas kulit dari brand high-end harganya bisa sampai ratusan juta rupiah. Namun hati-hati ketika membeli tas kulit tidak di toko aslinya karena banyak beredar produk KW.

Pasangan suami-istri generasi penerus perusahaan tannery kulit reptil sekaligus pendiri label tas kulit exotic asal Indonesia, Fara Shahab dan Riza Assegaf, memberikan beberapa saran agar Anda tidak terjebak dengan barang palsu. Cara paling jitu untuk membedakan tas kulit exotic asli dan yang palsu dengan meraba teksturnya, tidak bisa dilihat saja.

Menurut Fara dan Riza kini teknologi sudah semakin canggih. Banyak tas kulit replika yang sangat mirip dengan aslinya. Yang paling bisa membedakan adalah tekstur. Fara yang sudah menjual koleksi tasnya di tujuh negara Timur Tengah itu mengatakan bahwa tas kulit asli teksturnya tidaklah sama.

Ketika Anda meraba tas kulit asli maka teksturnya lebih bervariasi. Misalnya saja tas kulit ular, yang asli sisiknya akan berbeda satu sama lain. Berbeda dengan tas kulit replika yang semua sisiknya sama rata.

"Karena kalau kulit itu dari sisiknya beda-beda ada yang besar dan kecil dalam satu permukaan, kalau kulit palsu sama semua karena dia sama print emboss sistemnya. Sisik-sisiknya sama karena dicetak. Jadi dalam satu permukaan ini ada sisi yang lebih miring, besar. Kalau semua sama kemungkinan replika," ujar Fara saat berbincang dengan Wolipop di Hotel Grand Mahakam, Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin (21/8/2017).

Untuk jahitan tas menurut Fara akan sulit membedakan antara kulit yang asli dan palsu. Kembali ke teknologi yang semakin canggih sehingga semua bisa dibuat sama. Biasanya harga berbicara. Fara menuturkan tas kulit asli memiliki harga yang cukup mahal. Oleh karena itu, bila ingin membeli tas kulit sebaiknya di toko resmi agar tidak tertipu dan menyesal di kemudian hari.

"Sekarang teknologi sudah canggih banget. Cuma lihat jahitan akan sulit ya tetap harus diraba. Dan harga juga sih, kalau murah sudah pasti bukan kulit kemungkinan kalau kulit juga kualitasnya low quality, balik lagi tergantung brand-nya," tambah wanita 28 tahun ini. (ays/ays)