Alston Stephanus Mendunia karena Angkat Budaya Keraton Melalui Aksesori
Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 03 Mei 2017 17:54 WIB
Jakarta
-
Alston Stephanus mungkin hanyalah segelintir desainer aksesori asal Indonesia yang karyanya sudah mendunia. Kreasinya memukau bukan karena rupanya saja, tapi juga cerita yang tersirat di dalamnya.
Sudah satu dekade lebih Alston berkarya sebagai seorang desainer aksesori, profesi impiannya sejak kecil. Perjalanan karier Alston ditandai dengan berdirinya label perhiasan mewah Alston Stephanus Accessories pada 2005 silam.
Tak terhitung sudah berapa banyak kreasi yang lahir dari tangan pria kelahiran Singapura, 30 tahun lalu itu. Selain menjadi favorit selebriti lokal, karyanya juga pernah menghiasi penampilan aktris kondang Italia Tea Falco.
Sejumlah media fashion papan atas dunia seperti Vogue Italia bahkan sempat menampilkan kreasi Alston di salah satu edisinya. Alston juga pernah beberapa kali berkolaborasi dengan Disney untuk menciptakan aksesori yang sumber inspirasinya datang dari sejumlah film, salah satunya 'Star Wars'.
Mengenang segala pencapaiannya, sulit bagi Alston untuk memilih salah satu sebagai terfavorit. "Rasanya seperti memilih salah seorang anak kandung yang paling dicintai," ungkap Alston saat acara jumpa media dalam rangka perayaan 12 tahunnya berkarya di Dharmawangsa Hotel, Jakarta, Rabu (3/5/2017).
Namun ada satu kreasi yang benar-benar meninggalkan kesan yang mendalam di benaknya, yaitu perhiasan yang menghiasi Nadine Chandrawinata saat berlaga di panggung Miss Universe 2006, hanya setahun setelah labelnya diluncurkan.
"Karena itu pertama kalinya saya memasukkan elemen tradisional ke dalam karya saya," kata desainer yang mengidolakan aktris dan penari Dita Von Teese. Kala itu, karyanya melengkapi kostum nasional rancangan Anne Avantie yang pada akhirnya masuk lima terbaik.
Sejak itu, Alston seperti menemukan karakter desainnya. Ia selalu menyebut kreasinya sebagai perpaduan glamornya era Victoria dengan kemegahan Keraton Jawa.
"Indonesia kaya akan alam dan warisan budayanya. Orang di luar mungkin hanya mengenal Bali, jadi sudah menjadi tanggung jawab saya untuk memperkenalkan sisi lain Indonesia. Salah satunya dengan mengambil elemen Keraton," kata Alston.
Dalam berkarya, pria yang belajar desain aksesori secara otodidak ini selalu mengedepankan riset. Baginya riset penting untuk menciptakan sebuah desain yang tak hanya memukau tapi juga penuh cerita yang bermakna mendalam.
"Inspirasiku kebanyakan datang setelah melakukan riset. Aku nggak bisa sembarangan mengaplikasikan elemen budaya tertentu tanpa melakukan riset agar karyaku tidak menyinggung budaya aslinya," ungkap Alston yang butuh waktu berhari-hari hingga bulanan untuk menciptakan sebuah kreasi.
(dng/eny)
Sudah satu dekade lebih Alston berkarya sebagai seorang desainer aksesori, profesi impiannya sejak kecil. Perjalanan karier Alston ditandai dengan berdirinya label perhiasan mewah Alston Stephanus Accessories pada 2005 silam.
Tak terhitung sudah berapa banyak kreasi yang lahir dari tangan pria kelahiran Singapura, 30 tahun lalu itu. Selain menjadi favorit selebriti lokal, karyanya juga pernah menghiasi penampilan aktris kondang Italia Tea Falco.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenang segala pencapaiannya, sulit bagi Alston untuk memilih salah satu sebagai terfavorit. "Rasanya seperti memilih salah seorang anak kandung yang paling dicintai," ungkap Alston saat acara jumpa media dalam rangka perayaan 12 tahunnya berkarya di Dharmawangsa Hotel, Jakarta, Rabu (3/5/2017).
Foto: Daniel Ngantung |
Namun ada satu kreasi yang benar-benar meninggalkan kesan yang mendalam di benaknya, yaitu perhiasan yang menghiasi Nadine Chandrawinata saat berlaga di panggung Miss Universe 2006, hanya setahun setelah labelnya diluncurkan.
"Karena itu pertama kalinya saya memasukkan elemen tradisional ke dalam karya saya," kata desainer yang mengidolakan aktris dan penari Dita Von Teese. Kala itu, karyanya melengkapi kostum nasional rancangan Anne Avantie yang pada akhirnya masuk lima terbaik.
Sejak itu, Alston seperti menemukan karakter desainnya. Ia selalu menyebut kreasinya sebagai perpaduan glamornya era Victoria dengan kemegahan Keraton Jawa.
"Indonesia kaya akan alam dan warisan budayanya. Orang di luar mungkin hanya mengenal Bali, jadi sudah menjadi tanggung jawab saya untuk memperkenalkan sisi lain Indonesia. Salah satunya dengan mengambil elemen Keraton," kata Alston.
Dalam berkarya, pria yang belajar desain aksesori secara otodidak ini selalu mengedepankan riset. Baginya riset penting untuk menciptakan sebuah desain yang tak hanya memukau tapi juga penuh cerita yang bermakna mendalam.
"Inspirasiku kebanyakan datang setelah melakukan riset. Aku nggak bisa sembarangan mengaplikasikan elemen budaya tertentu tanpa melakukan riset agar karyaku tidak menyinggung budaya aslinya," ungkap Alston yang butuh waktu berhari-hari hingga bulanan untuk menciptakan sebuah kreasi.
(dng/eny)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
Rihanna Gandeng Anak Elon Musk Jadi Model Lingerie untuk Koleksi Valentine
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
Most Popular
1
Potret Moana Anak Ria Ricis, Sudah Jadi Juragan Kos-kosan di Usia 3 Tahun
2
Daftar Tanggal Cantik 2026, Cocok Untuk Lamar Kekasih Hingga Gelar Pernikahan
3
Ramalan Zodiak 9 Januari: Libra Pemasukan Stabil, Scorpio Kerja Keras
4
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
5
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
MOST COMMENTED












































Foto: Daniel Ngantung