Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Laporan dari Melbourne

I.K.Y.K dan Peggy Hartanto Tampilkan Karya di Melbourne Fashion Festival

Alissa Safiera - wolipop
Rabu, 15 Mar 2017 12:35 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Alissa Safiera
Jakarta - Dua desainer Indonesia pamer karya di kancah fashion internasional, tepatnya di Kota Melbourne, Australia dalam perhelatan Virgin Australia Melbourne Fashion Festival. Karya teranyar dihadirkan dua desainer berbeda DNA ini pada Rabu (15/3/2017).
I.K.Y.K dan Peggy Hartanto Tampilkan Karya di Melbourne Fashion FestivalFoto: Alissa Safiera

Berlangsung di Melbourne Museum, karya I.K.Y.K yang digawangi Anandia Putri dan juga Peggy Hartanto meninggalkan kesan manis bagi blogger, influencer dan juga buyer yang hadir di salah satu perhelatan terbesar Australia tersebut.

I.K.Y.K membuka show di pagi hari ini dengan balutan busana modestwear yang konstruktif dan dihadirkan dengan teknik bertumpuk demi menimbulkan kesan boyish, sporty, dan chic. Kumpulan tampilan ini berpadu dalam koleksi bertajuk 'Bumi'.
I.K.Y.K dan Peggy Hartanto Tampilkan Karya di Melbourne Fashion FestivalFoto: Alissa Safiera

Inspirasi datang dari elemen yang ada di bumi, misal tanah, air dan udara dalam 22 busana teranyar yang dipamerkan. Tema ini juga diterapkan dalam pemilihan warna yang didominasi hitam, abu-abu, hijau, coklat, biru tua, putih dan plaid sebagai paduannya.
I.K.Y.K dan Peggy Hartanto Tampilkan Karya di Melbourne Fashion FestivalFoto: Alissa Safiera

Material wool menjadi bahan utama yang menciptakan tampilan musim gugur dan dingin ini. Permainan tumpuk busana dan siluet oversized menjadi kekuatan koleksi I.K.Y.K. Misalnya ketika kemeja, celana wide leg dipadu bersama rok apron. Atau hoodie dengan rok tulle dan coat monokrom. Banyak juga coat dengan lengan yang dibuat oversized atau dipercantik aksen ikat pita. Pun selain wool, Putri juga berkreasi dengan jaket quilted.

"I.K.Y.K yang biasanya ada detail kita buat sekarang lebih laid back, effortless, kita tone down sedikit dan pakai wol yang juga sangat Australia," ujar Anandia Putri direktur kreatif I.K.Y.K sesuai show di VAMFF, Melbourne Museum, Rabu (15/3/2017).
I.K.Y.K dan Peggy Hartanto Tampilkan Karya di Melbourne Fashion FestivalFoto: Alissa Safiera

Putri juga membawa muse dari Indonesia sebagai model, yakni Tatjana Saphira yang merupakan duta dari brand kosmetik lokal, Wardah. Tatjana menjadi satu-satunya model Indonesia yang hadir di runway VAMFF pekan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

I.K.Y.K berbagi panggung dengan desainer Peggy Hartanto yang menampilkan koleksi teranyar yang berjudul 'Circus'. Palet warna netral seperti hitam, navy, beige dan hijau dihiasi semburat palet neon misal oranye yang memberi percikan warna yang menarik atensi.

"Kita biasanya evening wear dan sekarang lebih casual wear, lebih simpel jadi lebih banyak market yang bisa kita capai," urai Peggy Hartanto seusai show di VAMFF.
I.K.Y.K dan Peggy Hartanto Tampilkan Karya di Melbourne Fashion FestivalFoto: Alissa Safiera

Peggy menawarkan 20 koleksinya untuk ajang ini. Terdiri dari gaun strapless ataupun sleeveless hingga potongan blouse dan celana yang edgy bersama outerwear. Tiap busana tampil dengan detail yang membuat koleksi lebih menawan, misalnya lipatan pita, juga aksen draperi.
I.K.Y.K dan Peggy Hartanto Tampilkan Karya di Melbourne Fashion FestivalFoto: Alissa Safiera
(asf/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads