Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Ivanka Trump Hentikan Penjualan Perhiasan Mewah

Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 15 Mar 2017 10:38 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: REUTERS/Mike Segar
Jakarta - Belum lama ini, brand fashion milik Ivanka Trump mengumumkan penjualan yang naik pesat. Tapi tampaknya, itu tidak berlaku untuk lini perhiasan mewah Ivanka yang berujung pada penghentian penjualan.

Abigail Klem, presiden perusahaan Ivanka, mengonfirmasi kepada New York Times, Senin (13/3/2017), penjualan produk perhiasan mewah Ivanka Trump Fine Jewelry akan dihentikan. Upaya tersebut, kata Abgial, merupakan bagian dari "komitmen untuk menghadirkan produk berbasis solusi dalam kisaran harga yang terjangkau."

Seperti dilansir CNN, Ivanka Trump Fine Jewelry menawarkan rangkaian perhiasan mewah, mulai dari cincin, anting, hingga kalung. Di antara koleksi tersebut, sebuah kalung berlian bergaya anyaman disebut sebagai produk termahal dengan harga US$ 19.500 atau sekitar Rp 253 juta. Produk dengan harga terendah adalah cincin emas yang dibanderol US$ 940 atau sekitar Rp 13 juta.

Ivanka sendiri sering terlihat mengenakan produk tersebut di berbagai kesempatan. Termasuk saat tampil di acara 60 Minutes bersama sang ayah pasca kemenangannya sebagai presiden AS November lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenakan gelang emas seharga US$ 10.000 atau sekitar Rp 133 jutaan, Ivanka sempat menuai kontroversi setelah beredarnya siaran pers tentang kalung tersebut dari perusahaannya. Ivanka dituding menggunakan kekuasaan ayahnya untuk berjualan.

Penasihat presiden, Kellyanne Conway, juga sempat tersandung masalah lantaran mempromosikan produk Ivanka Trump. Dalam kode etik negara, institusi atau pegawai pemerintahan dilarang keras untuk mempromosikan produk apapun dari perusahaan manapun.

Terlepas dari kontroversi dan pemboikotan yang dilakukan oleh sejumlah department store di AS, brand Ivanka mengalami peningkatan penjualan yang pesat. Mulai dari perhiasan hingga aksesori seperti tas dan sepatu justru mengalami kenaikan pesat. Bahkan pada Februari, peningkatan penjualan lebih besar ketimbang bulan-bulan sebelumnya.


"Sejak awal Februari, ada minggu-minggu di mana terjadi angka penjualan terbaik dalam sejarah brand ini. Untuk beberapa retailer, Ivanka Trump menjadi brand dengan penjualan teraras secara online, dan pada beberapa kategori produk, performa penjualannya terbaik (dalam sejarah brand Ivanka Trump -red)," tutur Abigail.

Sementara itu Lyst, sebuah marketplace khusus produk fashion asal London melaporkan selama rentang Januari-Februari, penjualan Ivanka Trump naik hingga 346 persen. Sebagai marketplace, Lyst melakukan monitoring secara rutin tentang data penjualan online dari ribuan retailer

"Kami sering kali melihat penjualan dan mencari data yang terbaru. Selama kampanye presiden tahun lalu, kami melihat ada peningkatan hingga 460 persen dalam pencarian pantsuit, yang kemudian kami kaitkan dengan gaya busana Hillary Clinton. Dalam kasus yang mirip, brand Trump sudah banyak muncul di pemberitaan berulang kali selama Februari, dan tidak mengejutkan jika dampaknya ada kenaikan penjualan," jelas Public Relations Director Lyst Sarah Tanner kepada Fox News. (dtg/kik)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads