Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Banyak Diboikot, Penjualan Produk Ivanka Trump Justru Naik Pesat

Hestianingsih - wolipop
Kamis, 09 Mar 2017 14:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Getty Images
Jakarta - Kerajaan bisnis Ivanka Trump telah mengalami beberapa boikot oleh sejumlah department store dan retailer, mulai dari Nordstrom hingga Burlington Coat Factory. Namun sepertinya aksi boikot tidak terlalu berpengaruh terhadap penjualan produk-produk keluaran brand Ivanka Trump. Setidaknya itu yang disampaikan Abigail Klem, presiden brand Ivanka Trump.

Abigail mengklaim bahwa penjualan produk fashion Ivanka, mulai dari perhiasan hingga aksesori seperti tas dan sepatu justru mengalami kenaikan pesat. Bahkan pada Februari, peningkatan penjualan lebih besar ketimbang bulan-bulan sebelumnya.

"Sejak awal Februari, ada minggu-minggu di mana terjadi angka penjualan terbaik dalam sejarah brand ini. Untuk beberapa retailer, Ivanka Trump menjadi brand dengan penjualan teraras secara online, dan pada beberapa kategori produk, performa penjualannya terbaik (dalam sejarah brand Ivanka Trump -red)," tutur wanita yang bergabung dengan brand Ivanka Trump sejak 2013 ini.
Foto: ist

Sementara itu Lyst, sebuah marketplace khusus produk fashion asal London melaporkan selama rentang Januari-Februari, penjualan Ivanka Trump naik hingga 346 persen. Sebagai marketplace, Lyst melakukan monitoring secara rutin tentang data penjualan online dari ribuan retailer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sering kali melihat penjualan dan mencari data yang terbaru. Selama kampanye presiden tahun lalu, kami melihat ada peningkatan hingga 460 persen dalam pencarian pantsuit, yang kemudian kami kaitkan dengan gaya busana Hillary Clinton. Dalam kasus yang mirip, brand Trump sudah banyak muncul di pemberitaan berulang kali selama Februari, dan tidak mengejutkan jika dampaknya ada kenaikan penjualan," jelas Public Relations Director Lyst Sarah Tanner kepada Fox News.

Sebelumnya, penjualan parfum Ivanka Trump juga dilaporkan mengalami peningkatan pada Februari 2017. Bahkan wewangian jenis eau de parfum itu menjadi dua produk yang berada di daftar penjualan teraras di situs belanja Amazon.com. Satu produk parfum dalam kemasan botol, satu lagi dalam bentuk roll-on yang hingga kini masih berstatus 'out of stock'.
Foto: Getty Images

"Apakah ini merupakan tren jangka panjang, kami tidak bisa memastikannya. Kami melacak penjualan dari Maret sejauh ini, dan jika penjualannya terus berlanjut, kita akan melihat adanya peningkatan sebanyak delapan persen, terkait dengan penjualan pada Januari, tapi tidak ada yang sebesar penjualan yang kami lihat di Februari," jelas Sarah.

Ia juga menambahkan bahwa pembeli kebanyakan tertarik dengan produk high heels dan gaun. Dua item itu yang kini menjadi paling banyak dibeli. (hst/hst)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads