MUFFEST 2017 dorong Indonesia Menjadi Kiblat Fashion Muslim Dunia

Anggi Mayasari Violita Utami - wolipop Rabu, 01 Mar 2017 17:52 WIB
Foto: Arina Yulistara/Wolipop
Jakarta - Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk mayoritas muslim terbanyak. Hal itu menjadikannya sebagai pasar potensial sebagai kiblat fashion muslim dunia. Untuk merealisasikan Indonesia sebagai kiblat busana muslim dunia, Indonesia Fashion Chamber (IFC) pun menyelenggarakan Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2017.

Acara yang akan digelar pada 6-9 April di Jakarta Convention Center ini nantinya menampilkan rangkaian fashion show dengan keragaman karya desainer dan label busana muslim di Indonesia sesuai tren fashion muslim tahun 2017/2018. Selain itu MUFFEST 2017 juga akan menghadirkan pameran dagang lebih dari 250 label fashion muslim.
Foto: Arina Yulistara/Wolipop

"Muffest dilandaskan dengan produk-produk dari industri fashion muslim Indonesia yang bersumber dari kebudayaan Indonesia itu sendiri dan kearifan lokal agar dapat bersaing baik di dalam negeri maupun luar negeri," ungkap Ali Charisma, National Chairman IFC di acara MUFFEST Gathering, Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (1/3/2017).

Sebagai acara fashion show busana muslim yang digelar untuk kali kedua, MUFFEST 2017 mengusung tema "Digiterian" dengan mengedepankan branding, pendidikan, dan pengembangan produk.

"Digiterian merupakan masa transisi abu-abu dari zaman sebelum teknologi berkembang ke generasi millennial. MUFFEST akan dibangun dengan karakteristik young, smart, dan digital," papar Ali.
Foto: Arina Yulistara/Wolipop

Perhelatan ajang fashion show ini turut menghadirkan koleksi busana dari beberapa desainer ternama Indonesia seperti Najua Yanti, Deden Siswanto, Hannie Hananto, Monika Juffry, Nuniek Mawardi dan masih banyak lagi. MUFFEST 2017 juga menggandeng dua komunitas muslim sebagai partner, yaitu HijabersMom Community dan Hijabers Community.

"Melalui muslim fashion festival Indonesia diharapkan semua pihak dapat saling berintegrasi untuk menjalin komunikasi dan koordinasi yang sinergis dalam menciptakan kerja sama yang efektif untuk menyiapkan pelaku industri memperkuat dan menggelar event fashion muslim taraf internasional," pungkasnya. (hst/hst)