Jawaban Meryl Streep Soal Minta Bayaran untuk Pakai Gaun Chanel di Oscar

Alissa Safiera - wolipop Minggu, 26 Feb 2017 16:29 WIB
Foto: Getty Images Foto: Getty Images

Jakarta - Menghitung hari hingga menuju Oscar pada Minggu (26/2/2017) malam waktu Los Angeles, Amerika Serikat, salah satu nominasinya, Meryl Streep terlibat pertikaian dengan desainer Chanel, Karl Lagerfeld.

Diungkap Karl kepada WWD, Meryl Streep suka dengan salah satu koleksi terbaru Chanel yaitu gaun silk abu-abu berdetail embroidery. Namun sang aktris meminta kerah dress itu dibuat lebih tinggi sehingga Chanel melakukan beberapa penyesuaian.

"Aku membuat sketsanya dan kami mulai membuat gaun itu. Beberapa hari kemudian, pihak Meryl Streep menghubungi, 'Jangan lanjutkan dress itu. Kami menemukan seseorang yang akan membayar kami'," papar Karl kepada situs fashion itu.

Karl Lagerfeld tidak suka perlakuan tim Meryl terhadap brandnya. Menurut desainer berambut putih itu, harga gaunnya sudah sangat mahal, ia tak mau jika harus membayar lagi agar gaunnya dipakai aktris Florence Foster Jenkins itu.
Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images

"Kami memberikannya gaun seharga 100.000 euro, lalu kami diminta membayarnya agar memakai gaun itu. Kami membuat gaunnya, tapi kami tidak akan membayarnya. Dia aktris yang jenius, tapi juga murah, kan?" Lanjut Karl.

Pihak Meryl Streep pun dengan segera menanggapi cerita Karl. "Itu adalah cerita bohong. Meryl Streep tidak akan pakai apapun hanya karena uang," ungkap pihak Meryl yang dilansir oleh E!.

Kini Meryl sendiri membuat pernyataan atas rumor gaun Chanel itu. Ia menegaskan jika cerita Karl adalah kebohongan.

"Karl Lagerfeld, desainer terkemuka, mencemarkan nama baikku, stylist ku dan desainer terkenal yang gaunnya menjadi pilihanku untuk acara penting tersebut," tulis pernyataan resmi Meryl Streep.

Bukan hanya Karl, Meryl juga menyalahkan majalah mode WWD sebagai pihak pertama yang membuat berita itu.

"Publikasi itu merilis cerita yang mencemarkan nama baikku, tanpa dikonfirmasi. Lalu cerita itu tersebar secara global, diteruskan, dan kini mengganggu penampilanku yang akan memecahkan rekor nominasi Oscar ke-20 kalinya. Aku tak menganggap masalah ini sepele, dan pernyataan Karl Lagerfeld untuk kontroversi ini bukanlah permintaan maaf. Ia berbohong, mereka mencetak kebohongan itu, dan aku masih menunggu (permintaan maaf)," tutup Meryl.
(als/hst)