Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Alasan Setelan Jas Donald Trump Selalu Kebesaran

Kiki Oktaviani - wolipop
Selasa, 21 Feb 2017 13:28 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Dok. Getty Images
Jakarta - Soal penampilan, Donald Trump bukanlah sosok yang bisa dijadikan acuan. Presiden baru Amerika Serikat itu memiliki selera busana yang old fashion. Celana yang terlalu baggy, ukuran jas yang kebesaran seperti kurang pas dan dasi yang besar menjadi gaya busana Trump sehari-harinya. Tapi mungkin ada alasan khusus terkait pemilihan busana yang terkesan 'jadul' itu.

Kebanyakan politisi memiliki selera busana yang serupa dengan Trump. Mereka tidak pernah terlihat menggunakan baju dan setelan jas yang pas badan.
Alasan Setelan Jas Donald Trump Selalu Kebesaran Foto: Dok. Getty Images

Seperti dikutip dari Independent, ada alasan khusus mengapa politisi mengenakan busana seperti itu. Dijelaskan, karena mereka ingin terhubung dengan seluruh lapisan masyarakat.

Politisi tidak ingin terlihat mencolok atau terlalu fashionable dengan jas karya desainer yang harganya puluhan juta rupiah. Mereka bisa dikritik oleh publik. Seperti jaket Armani yang dipakai Hillary Clinton seharga US$ 12 ribu yang dikritik karena terlalu mahal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Barry Brummett, pakar komunikasi dari Universitas Texas mengatakan kepada Mel Magazine, "(politisi) harus menunjukkan kepada orang dari semua kelas sehingga semua orang bisa mengidentifikasinya. Kamu tidak bisa menggunakan overall, kamu juga tidak bisa bergaya terlalu mencolok."
Alasan Setelan Jas Donald Trump Selalu Kebesaran Foto: REUTERS/Jonathan Ernst

Alasan lainnya adalah berat badan politisi bisa saja fluktuatif. Pekerjaan yang stres bisa membuat seseorang jadi makan banyak atau sampai lupa makan. Memiliki berat yang berubah-ubah, paling aman memilh setelan yang lebih besar, begitu menurut konsultan politik Josh Nanber.

Alasan terakhir adalah untuk estetika secara kerapian busana. Celana yang terlalu pas tubuh, lebih cepat berkerut dan kusut. Sementara memilih setelan jas yang longgar meminimalisir kekusutan. Pasalnya, pekerjaan politisi dan presiden dituntut untuk rapi sehingga tidak punya kesempatan untuk menggantung jas meraka.

(kik/kik)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads