Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Diskriminasi Ras, Versace Pecat Karyawan Berkulit Gelap

Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 28 Des 2016 12:46 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: dok. Getty Images
Jakarta - Versace harus berurusan dengan hukum atas tudingan diskriminasi ras. Raksasa fashion Italia itu dituduh memiliki kode rahasia sebagai penanda bagi para staf dan sekuriti bila ada tamu berkulit hitam yang masuk ke butik.

Tuduhan itu datang dari mantan karyawan butik Versace di San Fransisco Bay Area, AS. Dalam gugatannya setebal 30 halaman, ia menyebutkan harus memberi kode 'D410' saat tamu berkulit gelap datang. 'D410' juga diketahui sebagai kode untuk kaus hitam Versace.

 Deskriminasi Ras, Versace Pecat Karyawan Berkulit GelapButik Versace (Foto: Ari Saputra)

"Manajer butik menginstruksikan penggugat untuk mengatakan 'D410' secara kasual ketika seorang berkulit hitam masuk ke dalam toko untuk mengingatkan karyawan lainnya," demikian tertulis di gugatan yang dilayangkan bulan lalu ke Pengadilan Tinggi California di Alameda County.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Gigi Hadid Pose Tanpa Busana Untuk Iklan Versace

Menurut TMZ, sang karyawan dipecat hanya beberapa minggu setelah September lalu baru diterima bekerja di butik tersebut. Sang penggugat mengaku, pemecatan terjadi setelah ia mengungkapkan dirinya sebagai seorang keturunan Afrika-Amerika. Disebutkan pula pada gugatan, ia dipecat lantaran 'tidak hidup dalam kemewahan'.

Sang penggugat yang diketahui bernama Christopher Sampino, usia 23 tahun, itu juga menuntut karena gaji yang belum dibayarkan.

 Deskriminasi Ras, Versace Pecat Karyawan Berkulit GelapKoleksi Versace (Foto: Getty Images)

Sebagai respons, pihak Versace menampik tudingan itu dan telah melayangkan permohonan untuk membatalkan gugatan tersebut.

Label pimpinan Donatella Versace itu juga baru mengeluarkan pernyataan resmi terkait kasus tersebut kepada majalah Complex. "Sebagai retailer dan pimpinan, Versace sangat menjunjung tinggi persamaan hak. Kami tidak mentoleransi segala bentuk diskriminasi atas dasar ras, kebangsaan atau segala sesuatu yang melanggar hak asasi manusia," sebut pernyataan tersebut. (dng/dng)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads