Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

2 Kubu Desainer Fashion Amerika Pro dan Kontra Untuk Dandani Melania Trump

Alissa Safiera - wolipop
Jumat, 02 Des 2016 14:06 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: REUTERS/Mike Segar
Jakarta - Memiliki Ibu Negara seperti Melania Trump menjadi pro dan kontra bagi warga Amerika Serikat. Mengingat masa lalunya yang seorang model seksi dan tak lulus kuliah. Perdebatan ini pun berlangsung di antara desainer fashion Amerika. Ada yang terang-terangan mengatakan tak mau mendandani Melania, ada yang justru mendukung wanita 46 tahun itu. Berikut adalah beberapa pro dan kontra di kalangan desainer.

Cerita ini di mulai dari seorang desainer bernama Sophie Theallet yang karyanya banyak dipakai selebriti seperti Kim Kardashian, Jessica Alba dan Michelle Obama. Sophie membuat surat terbuka tentang labelnya yang tak mau mendandani Melania Trump.

"Aku tak ingin berpartisipasi untuk mendandani atau berasosiasi dengan cara apapun kepada Ibu Negara AS selanjutnya. Retorika dari rasisme, sexism dan xenophobia yang dilontarkan suaminya saat kampanye pemilihan presiden berlawanan dengan nilai yang kami anut," kata Sophie di surat itu.

Tom Ford juga menolak karena merasa Melania Trump tak cocok dengan imej wanita yang dibangun labelnya. "Aku pernah diminta untuk mendandaninya beberapa tahun lalu dan aku tolak. Dia bukan imej dari label busanaku," tutur Tom Ford di sebuah wawancara.

Tapi tak semua desainer kontra dengan Melania Trump. Dua desainer senior, Tommy Hilfiger dan Diane von Furstenberg memilih ikut mendukung First Lady AS baru ini. "Menurutku Melania sangat cantik, dan ku pikir setiap desainer harusnya bangga bisa mendandaninya," kata Tommy.

"Donald Trump telah terpilih dan ia akan jadi presiden kita. Melania berhak dihormato seperti Ibu Negara sebelum dia. Peran kita sebagai bagian dari industri fashion adalah mempromosikan keindahan, keragaman. Masing-masing harus jadi yang terbaik untuk bisa menjadi teladan," kata desainer berlabel DVF ini.

Marc Jacobs justru terlihat tak peduli dengan dunia politik, khususnya keluarga Trump. "Aku tak tertarik dengan segala hal tentang mendandani Melania Trump. Aku belum baca surat terbuka Sophie Theallet. Aku pribadi, lebih baik membawa energiku untuk membantu siapapun yang tersakiti oleh Trump dan pendukungnya," kata Marc.

Bahkan Derek Lam mengatakan pernah di-bully di media sosial karena menyatakan opininya tentang presiden terpilih AS ini. "Aku diperingati, katanya aku tidak seharusnya beropini tentang klien. Aku tak tahu Melania Trump secara personal, jadi aku tak harap komentarku seperti aku menghakimi nilai seseorang. Tapi aku tidak melihat diriku ikut terlibat dengan masalah presiden Trump ini," ujarnya. (asf/asf)

Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads