Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Jakarta Fashion Week 2017

Inspirasi Hutan Bernuansa Cerah dalam Rancangan Busana Ria Miranda

Rahmi Anjani - wolipop
Kamis, 27 Okt 2016 07:53 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Mohammad Abduh
Jakarta - Hutan identik dengan nuansa lebat, suram dan gelap. Namun di tangan desainer hijab Ria Miranda, inspirasi hutan berpadu manis dengan DNA koleksi busananya yang dikenal feminin dan berwarna pastel. Bertajuk Foresta, rangkaian pakaian terbaru Ria itu menampilkan sentuhan bernuansa Jepang.

Ria terpesona akan keindahan Green Mountain National Forest di Vermont, Amerika Serikat. Ia mengaplikasikan inspirasi itu dengan menghadirkan ilustrasi pepohonan. Mengusung siluet longgar, potongan flowy dan digital print, karyanya tampak casual namun terlihat feminin.

Saat peragaan busana, Ria terlihat banyak menghadirkan setelan atasan lengan panjang longgar dan celana pipa. Sesekali tampilan itu dilengkapi pula dengan luaran yang flowy. Inspirasi hutan diaplikasikan pada motif. Sedangkan aksen Jepang tampak pada obi atau kehadiran outerwear kimono.
Foto: Mohammad Abduh

Selain Ria, brand lokal lain yang menampilkan karyanya dalam fashion show tersebut adalah alex(a)lexa, Purana, dan Shop at Velvet. Ketiganya menampilkan konsep busana yang tak kalah menarik dan bervariasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tengok saja alex(a)lexa yang mengusung tema film 'Darjeeling Limited'. Inspirasi sinema yang berlatar di India itu hadir sebagai warna, detail, serta motif. Gunung Himalaya dijadikan motif pada sejumlah atasan, celana, dan gaun. Lalu kain saree diambil sebagai detail pada atasan seperti berselendang. Koleksi busana itu juga dipercantik dengan detail ruffle nan feminin.
Foto: Mohammad Abduh

Adapun Shop at Velvet yang menawarkan busana yang dikenal feminin dan versatile. Untuk koleksi yang khusus dijual di Blibli ini, inspirasi arsitektur Luis Barragan disuguhkan. Bertajuk 'Solivagant', Shop at Velvet menggabungkan warna bold dan lembut dengan desain busana yang relaks. Beberapa tampilan menarik, seperti atasan berlengan lebar yang dipadukan outerwear kimono. Ada pula slip dress beludru pink dengan aksen pita di tali bahu.
Foto: Mohammad Abduh

"Solivagant itu membayangkan karakter wanita yang independen, tidak bertumpu pada orang lain. Inspirasinya dari arsitektur Luis Barragan yang menampilkan warna-warna pop. Makanya, kami banyak bermain gradasi warna pink," kata Yessi Kusmona selaku owner Shop at Velvet ketika konferensi pers di Fashion Tent Jakarta Fashion Week, Senayan City, Jakarta Selatan, Rabu (26/10/2016).

Sementara merek Purana bereksperimen dengan tiga material sekaligus yaitu batik, tenun, dan jumputan dalam koleksi 'Technicolor'. Meski melalui proses tenun, Purana mengklaim busananya tetap ringan.
Foto: Mohammad Abduh

Warna primer nan mencolok seperti merah, biru, oranye dan hijau banyak dihadirkan sehingga terkesan cerah. Sejumlah saroong, celana, outerwear, atasan multi gaya, gaun, hingga outer kimono tampil dengan gaya yang santai namun stylish. Seluruh koleksi dari fashion show ini diciptakan secara eksklusif untuk situs belanja Blibli. (ami/hst)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads