Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Laporan dari Seoul

Mengejar Mimpi Jadi Desainer Melalui Lomba Mendesain Busana

Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 24 Okt 2016 11:26 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Kiki Oktaviani
Seoul - Setiap tahunnya produsen bahan spandex asal Korea, Creora mengadakan kontes mendesain baju. Tahun ini kontes tersebut kembali dilaksanakan dan sudah terpilih pemenangnya, ia adalah Putri Aulia Dermawan yang keahliannya dalam mendesain baju membawanya bisa sampai ke Korea hingga mendapatkan pekerjaan impiannya.

Creora bekerjasama dengan brand fashion muslim Shasmira mengadakan kontes mendesain baju dari bahan spandex. Pemenang pertama dan kedua berkesempatan mendapatkan liburan gratis ke Korea hingga mendapatkan uang tunai senilai US$ 300. Pemenang keduanya adalah Mega Medina Amelia yang juga memperoleh tiket Korea.

Kedua wanita yang mahir mendesain baju tersebut dianggap paling layak menjadi pemenang karena rancangannya paling sesuai mewakili tema desain tahun ini yakni Romantic Color Pastel. Putri menggunakan teknik pleats dengan mengombinasikan warna-warna pastel seperti pink dan peach dalam desainnya. Sementara Mega menguatkan sisi romantis pada desainnya dengan permainan dekorasi bunga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Putri bercerita tentang awal mula keikutsertaan dalam kompetisi ini. Ia mengaku dipaksa oleh temannya untuk mengikutinya. Awalnya gadis lulusan Poli Teknik Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil, Bandung itu sempat tidak percaya diri.

"Awalnya aku nggak bisa desain busana muslim. Aku melihat desain-desain baju di Shasmira dulu, banyaknya teknik pleats. Teknik pleats kan agak susah, jadi aku buatnya teknik pleats yang biasa aja, tapi aku kombinasiin dengan kain dibolak-balik. Aku merancang busana gamis pakai kain warna pink dan peach agar sesuai tema," kata Putri saat berbincang dengan Wolipop ketika baru tiba di Seoul, Korea, Minggu (23/10/2016).

Ketika diumumkan menjadi pemenang, Putri pun tidak menyangka. Tak hanya senang bisa liburan ke Korea yang disponsori oleh Creora, dara 23 tahun itu pun merasa bangga hasil rancangannya tersebut di produksi massal hingga 100 pakaian untuk koleksi Idul Adha kemarin.

Keberuntungannya tak berhenti di situ, Putri pun mengajukan diri untuk bisa bekerja di Shasmira. Setelah melewati proses interview dan hasil rancangannya sudah teruji, wanita asal Bandung itu pun diterima bekerja di Shasmira sebagai desainer sekaligus mengontrol hasil produksi. Perannya cukup penting di butik dan pabrik Shasmira.

"Alhamdulillah walau baru bekerja empat bulan sudah bisa dipercaya. Saat ini aku sudah merancang 50 desain baju yang diproduksi massal," cerita Putri.

Perasaan bangga pun dirasakan oleh Mega yang rancangannya akan diproduksi massal untuk edisi Lebaran 2017. "Nggak nyangka karena saingannya dari sekolah desain yang bagus-bagus seperti ESMOD dan Lasalle. Nyoba-nyoba terus menang. Perasaannya campur-aduk banget, tapi yang pasti senang dan bangga," ucap wanita yang masih duduk di bangku kuliah tingkat akhir di Poli Teknik Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil, Bandung itu. (kik/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads