Tantangan Oscar Lawalata Desain Busana untuk 100 Seniman Indonesia
Daniel Ngantung - wolipop
Senin, 10 Okt 2016 15:21 WIB
Jakarta
-
Desainer papan atas Tanah Air Oscar Lawalata mendapat kesempatan untuk mendesain busana bagi 100 pekerja seni Indonesia dalam rangka ulang tahun ke-3 Galeri Indonesia Kaya. Bagi Oscar, ada tantangan tersendiri dalam proses kreatifnya.
Karya Oscar yang terbuat dari kain-kain tradisional itu membaluti tubuh para seniman untuk pemotretan bertajuk 'I Am Indonesian'. Foto bernuansa hitam-putih hasil jepretan fotografer Glenn Prasetya itu dipamerkan di Lobby Shinta dan Lantai 3 East Mall Grand Indonesia, Jakarta, 10-23 Oktober 2016.
Diungkapkan Oscar, mendesain busana untuk 100 seniman dari berbagai disiplin seni memiliki tantangan yang berbeda dari menyiapkan koleksi untuk sebuah fashion show.
"Karena yang saya desain adalah busana untuk pribadi, khususnya seorang seniman. Bagaimana saya bisa memunculkan karakteristik dan kepribadian mereka. Lalu usia dan bentuk tubuh mereka juga diperhatikan," terang Oscar saat jumpa pers di Grand Indonesia, Senin (10/10/2016) siang.
Di samping itu, Oscar juga memerhatikan aspek keseimbangan antar busana agar enak dipandang dalam satu frame foto.
Semakin menantang lagi saat Oscar harus membuatkan busana untuk seniman yang belum pernah ditemuinya secara langsung. "Jadi banyak imajinasi yang bermain di sini," ujar pria kelahiran Riau, 36 tahun lalu itu. Belum lagi waktu yang diberikan terbilang singkat, yakni dua bulan.
Kali ini, ia mengeksplor kain-kain batik dan tenun ATBM (asli tenun bukan mesin) serba putih sebagai bahan dasarnya. Kain tersebut datang dari berbagai daerah seperti Garut untuk tenun, lalu kain linen dari Bali. Sementara untuk batik, Oscar mengambilnya dari Yogyakarta dan Solo.
Ia menambahkan, meski sepintas terlihat serba putih, jika dilihat lebih dekat, busana rancangannya sarat akan detail. Seperti sulaman, patchwork, dan elemen bebatuan yang semuanya dibuat secara handmade.
Siluetnya pun beragam. Oscar mengeksplor berbagai siluet busana Nusantara yang diolahnya dalam potongan modern, di antaranya baju bodo khas Makassar, sarung, dan celana galembong dari Minang.
Kakak dari aktor Mario Lawalata itu berharap keterlibatannya dalam perayaan ulang tahun ke-3 GIK kali ini dapat ikut menumbuhkan semangat cinta budaya Indonesia. Adapun 'I Am Indonesian' merupakan gerakan yang dipelopori Oscar sejak dua tahun belakangan. Merupakan gerakan sosial dan budaya, 'I Am Indonesian' mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai budaya Indonesia.
"Persembahan ini berawal dari obrolan kami dengan Oscar. Kebetulan Oscar punya gerakan 'I Am Indonesia' yang semangatnya sama dengan GIK dalam melestarikan budaya Indonesia. Jadi kenapa tidak kita bersinergi saja untuk merayakan ulang tahun GIK," ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, yang menaungi GIK.
Oscar pun diminta untuk sekaligus mendesain busana bagi 100 seniman yang tampil dalam pemotretan bersama dan individual tersebut. Para seniman tersebut di antaranya Julie Estelle, Addie MS, Maudy Koesnaedi, Denny Wirawan, Chelsea Islan, Titi DJ, Trio Lestari, Titiek Puspa, dan Joko Anwar. Mereka mewakili 300 pekerja seni yang pernah memamerkan karyanya di GIK. (dng/dng)
Karya Oscar yang terbuat dari kain-kain tradisional itu membaluti tubuh para seniman untuk pemotretan bertajuk 'I Am Indonesian'. Foto bernuansa hitam-putih hasil jepretan fotografer Glenn Prasetya itu dipamerkan di Lobby Shinta dan Lantai 3 East Mall Grand Indonesia, Jakarta, 10-23 Oktober 2016.
Diungkapkan Oscar, mendesain busana untuk 100 seniman dari berbagai disiplin seni memiliki tantangan yang berbeda dari menyiapkan koleksi untuk sebuah fashion show.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu, Oscar juga memerhatikan aspek keseimbangan antar busana agar enak dipandang dalam satu frame foto.
Semakin menantang lagi saat Oscar harus membuatkan busana untuk seniman yang belum pernah ditemuinya secara langsung. "Jadi banyak imajinasi yang bermain di sini," ujar pria kelahiran Riau, 36 tahun lalu itu. Belum lagi waktu yang diberikan terbilang singkat, yakni dua bulan.
Kali ini, ia mengeksplor kain-kain batik dan tenun ATBM (asli tenun bukan mesin) serba putih sebagai bahan dasarnya. Kain tersebut datang dari berbagai daerah seperti Garut untuk tenun, lalu kain linen dari Bali. Sementara untuk batik, Oscar mengambilnya dari Yogyakarta dan Solo.
Ia menambahkan, meski sepintas terlihat serba putih, jika dilihat lebih dekat, busana rancangannya sarat akan detail. Seperti sulaman, patchwork, dan elemen bebatuan yang semuanya dibuat secara handmade.
![]() |
Siluetnya pun beragam. Oscar mengeksplor berbagai siluet busana Nusantara yang diolahnya dalam potongan modern, di antaranya baju bodo khas Makassar, sarung, dan celana galembong dari Minang.
Kakak dari aktor Mario Lawalata itu berharap keterlibatannya dalam perayaan ulang tahun ke-3 GIK kali ini dapat ikut menumbuhkan semangat cinta budaya Indonesia. Adapun 'I Am Indonesian' merupakan gerakan yang dipelopori Oscar sejak dua tahun belakangan. Merupakan gerakan sosial dan budaya, 'I Am Indonesian' mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai budaya Indonesia.
"Persembahan ini berawal dari obrolan kami dengan Oscar. Kebetulan Oscar punya gerakan 'I Am Indonesia' yang semangatnya sama dengan GIK dalam melestarikan budaya Indonesia. Jadi kenapa tidak kita bersinergi saja untuk merayakan ulang tahun GIK," ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, yang menaungi GIK.
Oscar pun diminta untuk sekaligus mendesain busana bagi 100 seniman yang tampil dalam pemotretan bersama dan individual tersebut. Para seniman tersebut di antaranya Julie Estelle, Addie MS, Maudy Koesnaedi, Denny Wirawan, Chelsea Islan, Titi DJ, Trio Lestari, Titiek Puspa, dan Joko Anwar. Mereka mewakili 300 pekerja seni yang pernah memamerkan karyanya di GIK. (dng/dng)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Most Popular
1
7 Foto Mesra Salshabilla Adriani dan Ibrahim Risyad yang Sedang Jadi Sorotan
2
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
3
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
4
Ramalan Shio 2026
Pakar Feng Shui Bongkar Kunci Cuan 2026 Satu Hal Ini Agar Emosi Tetap Stabil
5
Influencer China Jadi Gelandangan di Kamboja, Terjebak Janji Manis Pacar
MOST COMMENTED












































