Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tantangan Rihanna Saat Garap Koleksi Busana Pria untuk Puma

Rahmi Anjani - wolipop
Kamis, 06 Okt 2016 07:39 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Jacopo Raule/Getty Images
Jakarta - Rihanna semakin mantap untuk terjun ke dunia fashion. Penyanyi asal Barbados tersebut baru saja menampilkan koleksi busana, berkolaborasi dengan Puma. Meski desainnya cukup banyak mendatang pujian, ia sempat mengalami kesulitan saat menggarap koleksi pria.

Wanita 28 tahun mengaku tantangan terbesarnya dalam menghadirkan koleksi Fenty x Puma tersebut adalah mendesain pakaian pria. Untungnya, ia sendiri sering mengenakan busana lelaki dalam keseharian.

"Tantangan lain adalah harus mendesain sebagian koleksi pria. Aku akhirnya kembali pada diriku sendiri, karena aku sering memakai pakaian pria. Aku berpikir itu akan menjadi tantangan dan memang benar. Tetapi aku menikmatinya dan aku berharap orang-orang juga," ungkap Rihanna dilansir Female First.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menghadirkan pakaian sporty bernuansa glamour, Rihanna mengaku membayangkan Marie Antoinette yang sedang berolahraga ketika mendesainnya. Ia pun memilih untuk memamerkannya di Paris, Prancis supaya kesan yang ingin dihadirkan tertangkap dengan maksimal.

"Aku ingin mereka merasakan ini yang Marie Antoinette mungkin akan pakai ke gym atau bermain tenis. Aku membayangkannya seperti itu, aku harap orang menerimanya dengan cara yang menyenangkan."

"Itu peragaan dengan gaya salon, sangat Prancis dan idenya terinspirasi dari peragaan lama Christian Dior ketika dia sering memamerkan busana di sebuah ruangan kecil. Ketika aku pergi ke pusat Dior dan mendengar cerita bagaimana Christian Dior show di tempat kecil, itu mengagetkanku karena Dior adalah brand besar," kata pelantun Needed Me tersebut.

Mengenai busananya, Rihanna menyebut koleksi tersebut sebagai 'super regal'. Rangkaian busana itu adalah campuran dari gaya street style dan sportwear. Walau terinspirasi Putri Kerajaan, Rihanna mengaku tidak ingin busananya terlalu manis dan ingin menghadirkan pakaian yang super sporty tapi memang terinspirasi budaya Prancis di abad 18.

(ami/ami)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads