Tom Hiddleston Disebut Oportunis karena Pacari Taylor Swift
Eny Kartikawati - wolipop
Kamis, 30 Jun 2016 09:51 WIB
Jakarta
-
Sejak hubungan cinta mereka terkuak pada tiga minggu lalu, Tom Hiddleston dan Taylor Swift seperti tak terpisahkan. Keduanya selalu tampak lengket dan tak sungkan bermesraan di area publik. Aksi mereka ini pun mendatangkan serangan dari para haters.
Tak sedikit pengguna internet, khususnya Twitter, yang menuliskan tweet bernada sindiran pada pasangan yang tengah dimabuk cinta itu. Mereka mengaku muak melihat kemesraan yang diperlihatkan Tom dan Taylor karena tampak seperti palsu.
"Semua foto Tom dan Taylor seperti sebuah akting. Semuanya terlihat sangat palsu," tulis seorang pengguna Twitter seperti dikutip Mirror. "Tidak tahu apakah aku terlalu jahat, tapi aku melihat semua foto Tom dan Taylor seperti sebuah kepura-puraan, seperti aksi di panggung," tulis pengguna Twitter lainnya.
Pakar bahasa tubuh yang diwawancara Mirror, Judi James, juga mengungkapkan, kemesraan yang diperlihatkan Tom dan Taylor belakangan ini tak biasa. "Mereka bukan PDA (public displays affection) tapi lebih ke PDR, public displays of romance. Dan melihat cara Tom memperlakukan Taylor, bahasa tubuhnya seperti orang tahun 80-an. Caranya mencium tangan Taylor di sela-sela mereka makan, jarang digunakan sekarang ini sejak adanya kesetaraan gender," kata James.
Dan serangan untuk Taylor dan Tom juga datang dari presenter televisi populer Wendy Williams. Dalam acara talkshownya The Wendy Williams Show, Wendy menyebut Tom yang kini disebut-sebut sebagai calon pemeran James Bond terbaru sebagai oportunis.
"Aku menduga dia sedikit oportunis. Kenapa? Pertama, dia ingin menjadi James Bond yang baru dan dia orang Inggris. Dan aku menduga, karena aku tidak pernah mendengar namanya sebelumnya, dia harus mencari cari bagaimana agar bisa terkenal. Dengan menjadi topik pembicaraan populer. Dan bagaimana kamu bisa menjadi topik populer? Dengan memacari seseorang yang memang sering kita bicarakan," kata presenter yang acara talk shownya pernah masuk nominasi Emmy Awards 2015 itu.
(eny/eny)
Tak sedikit pengguna internet, khususnya Twitter, yang menuliskan tweet bernada sindiran pada pasangan yang tengah dimabuk cinta itu. Mereka mengaku muak melihat kemesraan yang diperlihatkan Tom dan Taylor karena tampak seperti palsu.
"Semua foto Tom dan Taylor seperti sebuah akting. Semuanya terlihat sangat palsu," tulis seorang pengguna Twitter seperti dikutip Mirror. "Tidak tahu apakah aku terlalu jahat, tapi aku melihat semua foto Tom dan Taylor seperti sebuah kepura-puraan, seperti aksi di panggung," tulis pengguna Twitter lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Pakar bahasa tubuh yang diwawancara Mirror, Judi James, juga mengungkapkan, kemesraan yang diperlihatkan Tom dan Taylor belakangan ini tak biasa. "Mereka bukan PDA (public displays affection) tapi lebih ke PDR, public displays of romance. Dan melihat cara Tom memperlakukan Taylor, bahasa tubuhnya seperti orang tahun 80-an. Caranya mencium tangan Taylor di sela-sela mereka makan, jarang digunakan sekarang ini sejak adanya kesetaraan gender," kata James.
Dan serangan untuk Taylor dan Tom juga datang dari presenter televisi populer Wendy Williams. Dalam acara talkshownya The Wendy Williams Show, Wendy menyebut Tom yang kini disebut-sebut sebagai calon pemeran James Bond terbaru sebagai oportunis.
"Aku menduga dia sedikit oportunis. Kenapa? Pertama, dia ingin menjadi James Bond yang baru dan dia orang Inggris. Dan aku menduga, karena aku tidak pernah mendengar namanya sebelumnya, dia harus mencari cari bagaimana agar bisa terkenal. Dengan menjadi topik pembicaraan populer. Dan bagaimana kamu bisa menjadi topik populer? Dengan memacari seseorang yang memang sering kita bicarakan," kata presenter yang acara talk shownya pernah masuk nominasi Emmy Awards 2015 itu.
(eny/eny)











































