Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Carolina Herrera Rilis Koleksi Terbaru Lewat Snapchat

Alissa Safiera - wolipop
Jumat, 17 Jun 2016 15:02 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: ist
Jakarta - "Kami selalu ingin jadi yang pertama untuk mencoba hal baru," kata President and chief executive Carolina Herrera Francois Kress. Penggalan kutipan dari representatif label desainer New York, Carolina Herrera menyatakan jika labelnya mulai fokus kepada inovasi digital sebagai cara baru mempromosikan koleksi teranyar.

Ya, label ini tak menggelar peragaan busana dan mengundang orang penting di dunia mode untuk memasarkan produk terbaru di tahun ini. Lebih dari itu, mereka mengundang generasi millenial dari seluruh dunia untuk menikmati koleksi terbaru Carolina Herrera secara virtual.

Ini adalah hal baru bagi rumah mode dan desainer gaun malam berusia 77 tahun itu. Mereka tak hanya memakai Instagram untuk memamerkan karya terbaru, melainkan memanfaatkan Snapchat untuk merilis koleksi Resort 2017. Sekilas informasi, Snapchat adalah aplikasi media sosial bagi penggunanya yang ingin berbagi keseharian lewat foto atau video. Segala bentuk post yang diunggah akan hilang dalam waktu 24 jam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai ikon untuk memperlihatkan koleksi terbarunya secara eksklusif, Carolina Herrera memilih aktris muda Kiernan Shipka untuk mewakili 'generasi Z', atau mereka yang lahir setelah era millenial dengan usia belasan hingga 20 tahun, juga disebut sebagai masyarakat digital sepenuhnya, menurut Business of Fashion.

"Carolina adalah orang yang gemar bersenang-senang, dan kami melihat Kiernan cocok untuk memperlihatkan jika kalian bisa tetap bersenang-senang, bereksperimen dalam fashion namun tetap menggambarkan sisi elegan dari brand itu sendiri. Ini adalah pasangan yang tepat," tambah Francois Kress.

Walau koleksi yang dijual label ini datang dengan harga tinggi dan sulit dijangkau generasi millenial, namun menurut Francois misinya adalah menjual mimpi lewat platform digital ini. "Ketika kami bicara tentang membawa Carolina Herrera untuk penonton berusia muda, kami sudah punya sesuatu untuk mereka beli. Kami ingin menanam benih untuk masa depan mereka, entah itu untuk dipakai secara formal, pernikahan, atau sehari-hari," tambahnya.

Generasi millenial sebagai masa depan brand fashion high-end tak hanya diprediksi Carolina Herrera. Brand lain seperti Louis Vuitton dan Burberry telah memulai komunikasi dengan generasi muda lewat Instagram lebih dulu. Dari sebuah artikel yang dilansir oleh WWD, di tahun 2035 angkatan Millennial diperkirakan menjadi generasi paling konsumtif di sepanjang sejarah. Pernyataan itu didasarkan pada penelitian yang dibuat oleh ahli di bidang pemasaran, Pam Danziger, "Five Luxe Trends for 2015." (asf/asf)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads