Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kembali Angkat Batik Kudus, Denny Wirawan Terilhami Indahnya Hutan Indonesia

Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 25 Mei 2016 19:29 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Daniel Ngantung
Jakarta - Pesona batik kudus sekali lagi hadir di koleksi karya desainer Denny Wirawan. Setelah melansir 'Banji' di Jakarta Fashion & Food Festival 2016 beberapa pekan lalu, ia kembali menyuguhkan koleksi berbahan batik kudus. Kali ini, inspirasinya datang dari keindahan hutan-hutan di Indonesia.

Bertempat di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (25/5/2016) petang, Denny menyuguhkan koleksi yang ia tajuki 'A Love Summer Dream Spring Summer 2016' itu dalam sebuah trunk show.

Meksi berformat trunk show atau mini fashion show, presentasi kali ini malah terasa seperti sebuah peragaan tunggal akbar berkat dekorasi taman tropis vertikal sebagai latar. Para tamu pun seolah diajak masuk ke dalam hutan belantara.

Untuk koleksi kali ini, desainer yang sudah eksis di ranah fashion Tanah Air sejak 20 tahun lalu itu memang terilhami oleh pesona hutan-hutan tropis di Indonesia. "Negara kita memiliki hutan-hutan yang indah. Inilah yang saya coba tampilkan," ujar Denny selepas peragaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari sekian banyak motif batik Kudus, ia memilih motif yang bernuansa flora dan fauna seperti bunga lotus, soga, seruni, dan lung-lungan garuda. Namun ia juga mengangkat motif geometris batik kudus yang lebih dikenal dengan sebutan motif wajikan untuk memberi sentuhan modern.

Bahan yang ia eksplor di antaranya linen, katun, organdi, sifon silk, thai silk. Desainer anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) ini lalu menerjemahkan inspirasinya itu ke dalam koleksi yang chic dalam sapuan palet earth tone, seperti beige dan khaki.

Koleksi yang terdiri dari 48 set busana pria dan wanita ini didominasi oleh pilihan outerwear seperti coat, blouse, dan celana bersiluet longgar. Ia juga menyisipkan variasi kaftan seperti dalam potongan dress dan jumpsuit dalam rangka menyambut Ramadhan.

"Kaftan selalu timeless. Maka itu, saya menghadirkannya dalam potongan jumpsuit agar tidak monoton," kata Denny. Koleksi ini
adalah buah kolaborasinya dengan Bakti Budaya Djarum Foundation yang menaungi para perajin batik Kudus. (dng/hst)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads