Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Beyonce Pilih Wanita Difabel Ini untuk Bintangi Iklan Merchandise

Eny Kartikawati - wolipop
Minggu, 20 Mar 2016 10:25 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Ist.
Jakarta - Semakin banyak pihak yang berusaha mendrobak stigma bahwa seorang model cantik berarti memiliki tubuh sempurna. Salah satu yang melakukan itu adalah Beyonce.

Diva Amerika itu berusaha mengubah definisi kecantikan yang sesungguhnya dengan menggunakan wanita difabel sebagai model iklan merchandise Formation yang dirilisnya. Wanita itu bernama Jillian Mercado.

Seperti dikutip E! News, Jillian menderita Muscular Dystrophy, kelainan bawaan yang menyebabkan kelemahan otot dan hilangnya jaringat otot. Sebelum menjadi model, Jillian dikenal sebagai model.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jillian pun mengungkapkan perasaan bahagianya karena dipilih oleh Beyonce. Dia juga mengunggah foto dirinya saat membintangi iklan merchandise Formation.

"OK LADIES now let's get in FORMATION! So BEYond excited to finally announce that I'm on the official @beyonce website!!! A special shout out to Queen Bee herself and the amazing team behind it," tulis Jillian pada keterangan fotonya di Instagram.

Pada foto yang diunggahnya itu terlihat dia berpose bersama dua model wanita lainnya. Dia mengenakan sweater berwarna abu-abu bertuliskan 'I Twirl on Them Haters' dan topi berwarna putih dengan tulisan 'Hot Sauce'. Penampilannya tak kalah dengan dua model di sisi kiri dan kanannya.

Penampilan Jillian sebagai model ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya dia juga pernah menjadi model untuk Diesel dan CR Fashion Book milik Carine Roitfeld. Dia pun dikontrak oleh agensi ternama IMG Models pada Agustus 2015.

Dalam wawancara dengan Vogue, wanita kelahiran 1988 itu pernah mengungkapkan sebenarnya dia sangat suka dengan dunia fashion. Namun dia sempat skeptis bahwa wanita dengan kelainan fisik seperti dirinya bisa diterima di dunia tersebut.

Ketika diminta menjadi model, awalnya Jillian ogah-ogahan. "Aku tidak yakin untuk menunjukkan pada semua orang tentang duniaku karena aku tidak tahu apakah akan ada 'penontonnya'. Kita telah dicuci otak untuk tidak menghargai para difabel," ujarnya.

Namun akhirnya teman-temannya berhasil meyakinkannya untuk mencoba menjadi model dan berbagi cerita pada publik. Dari situlah dia kemudian membuat blog bernama Manufactured1987.

Kini Jillian telah menjadi salah satu wanita difabel yang menginspirasi. "Aku memiliki orang yang aku kagumi waktu aku remaja. Tapi tidak ada satupun dari mereka yang difabel yang bisa aku jadikan panutan. Jadi ketika orang-orang, khususnya para gadis remaja mengatakan aku adalah panutan mereka, aku merasa tersanjung," tuturnya. (eny/ays)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads