Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Laporan dari Melbourne

Tampilkan Busana Muslim Maskulin, Etu Dipuji Fashionista Melbourne

Alissa Safiera - wolipop
Kamis, 10 Mar 2016 16:41 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Alissa Safiera
Jakarta - Respon positif mendatangi Restu Anggraini usai menampilkan koleksi terbarunya di Virgin Australia Melbourne Fashion Festival (VAMFF), Kamis (10/3/2016). Hari ini, desainer yang akrab disapa Etu itu menampilkan 23 busana terbaru bertajuk 'La Voyageuse' yang didominasi palet gelap seperti hitam dan abu-abu. Ia pun menerima banyak tepukan tangan dan respon yang baik sore itu.

Salah satu penonton show brand ETU adalah Chairwoman VAMFF Laura Anderson. Wanita yang juga dikenal sebagai socialite Australia ini mengungkapkan ketertarikannya pada desain Etu saat diwawancara oleh Wolipop.

"Detail dan konstruksi koleksi Etu yang akan dicintai banyak orang. Dan aku menyukai koleksinya seperti aku menyukai kepribadian desainernya," ungkap Laura.

Tamu lainnya adalah seorang murid sekolah mode di Melbourne Institute of Technology (MIT). Wanita bernama Sema ini mengaku terinspirasi dari desain Etu yang hadir dengan jahitan tegas dan struktural.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Koleksinya luar biasa. Ia memiliki potongan yang sangat kreatif dan fantastis. Aku ingin beberapa jaket miliknya," ujar wanita 25 tahun itu.

Baca Juga: 50 Inspirasi Busana untuk Kondangan

Hadir pula seorang blogger hijab Australia bernama Sheyma, pemilik blog Fashion Revival. Walaupun penampilan wanita cantik ini terlihat feminin, namun ia juga terkesima dengan koleksi Etu. Ia mengatakan jika material yang dipakai Etu sangat luar biasa dan menginginkan beberapa coat sebagai koleksi busananya.

Komentar lainnya datang dari salah satu media di Melbourne yang meliput fashion show Etu. Menurutnya, koleksi desainer 29 tahun itu sangat tepat untuk gaya fashionista Melbourne yang suka memakai busana warna gelap.

"Sangat bagus dan cocok bagi cuaca di Australia yang terkadang panas dan keesokan harinya hujan deras," terang wanita bernama Prissy itu.

Mengenai rancangannya, diungkap oleh sang desainer, La Voyageuse bercerita tentang generasi muda muslim di seluruh dunia yang modern, terbuka terhadap teknologi dan kemajuan zaman, namun bangga atas identitasnya sebagai muslim. (asf/hst)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads