Chanel Dituduh Plagiat Desain Sweater Perajut Asal Skotlandia
Hestianingsih - wolipop
Selasa, 08 Des 2015 08:22 WIB
Jakarta
-
Chanel merilis koleksi terbarunya untuk koleksi autumn-winter 2015/2016, di Roma, Italia, Selasa (1/12/2015). Koleksi tersebut ternyata mengundang masalah. Rumah mode asal Paris itu dituduh telah melakukan plagiarisme.
Mati Ventrillon, mengklaim bahwa Chanel telah menjiplak motif rajutan yang dikreasikannya bersama teman-temannya sesama perajut di Skotlandia. Motif tersebut hadir dalam koleksi busana pria berupa jumper dan vest.
Seperti dikutip dari Mirror, beberapa waktu lalu pihak dari Chanel memang mengunjungi pulau Fair Isle di Skotlandia untuk mencari inspirasi dari para perajut lokal berbakat di sana. Mati juga menjual tujuh jumper kepada tim Chanel selama kunjungan mereka.
Namun alangkah kagetnya Mati, saat melihat fashion show Chanel dan menemukan banyaknya busana yang motifnya sangat mirip dengan rajutan buatannya. Ia pun menumpahkan kekesalannya di Facebook.
"Endorsement atau plagiarisme?" tulis Mati.
Ia melanjutkan, "Musim panas ini, dua staf Chanel mengunjungi Fair Isle dan membeli beberapa stok garmen saya dengan anggapan itu hanya untuk riset. Saya secara spesifik mengatakan bahwa saya mau menjualnya kepada mereka karena reputasi rumah mode Chanel dan karena saya tidak mengira mereka akan meniru desain saya."
Mati mengatakan bahwa motif Fair Isle memang umum digunakan dalam pakaian rajut, khususnya di Skotlandia. Namun untuk bentuk, ukuran, warna dan susunan motif, Mati mengaku merancangnya sendiri.
"Motifnya memang motif tradisional Fair Isle tapi desain warna hitam-putih dan susunan motifnya adalah rancangan saya," tuturnya.
Hingga saat ini belum ada langkah hukum yang dilakukan Mati untuk menuntut rumah mode yang dikomandoi Karl Lagerfeld itu. Namun penasihat hukum setempat, Gary Robinson telah me-mention Chanel dan Karl dalam postingan Twitter, menanyakan apakah mereka bersedia mendiskusikan masalah tuduhan plagiat ini.
Gary juga meminta agar motif khas Fair Isle dipatenkan dan dilindungi hak ciptanya. Sweater atau jumper motif Fair Isle umumnya banyak dikenakan para nelayan saat mereka mencari ikan. Kini motif tersebut jadi sangat populer dan kerap dikenakan selebriti hingga keluarga kerajaan.
(hst/hst)
Mati Ventrillon, mengklaim bahwa Chanel telah menjiplak motif rajutan yang dikreasikannya bersama teman-temannya sesama perajut di Skotlandia. Motif tersebut hadir dalam koleksi busana pria berupa jumper dan vest.
Seperti dikutip dari Mirror, beberapa waktu lalu pihak dari Chanel memang mengunjungi pulau Fair Isle di Skotlandia untuk mencari inspirasi dari para perajut lokal berbakat di sana. Mati juga menjual tujuh jumper kepada tim Chanel selama kunjungan mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Endorsement atau plagiarisme?" tulis Mati.
Ia melanjutkan, "Musim panas ini, dua staf Chanel mengunjungi Fair Isle dan membeli beberapa stok garmen saya dengan anggapan itu hanya untuk riset. Saya secara spesifik mengatakan bahwa saya mau menjualnya kepada mereka karena reputasi rumah mode Chanel dan karena saya tidak mengira mereka akan meniru desain saya."
Mati mengatakan bahwa motif Fair Isle memang umum digunakan dalam pakaian rajut, khususnya di Skotlandia. Namun untuk bentuk, ukuran, warna dan susunan motif, Mati mengaku merancangnya sendiri.
"Motifnya memang motif tradisional Fair Isle tapi desain warna hitam-putih dan susunan motifnya adalah rancangan saya," tuturnya.
Hingga saat ini belum ada langkah hukum yang dilakukan Mati untuk menuntut rumah mode yang dikomandoi Karl Lagerfeld itu. Namun penasihat hukum setempat, Gary Robinson telah me-mention Chanel dan Karl dalam postingan Twitter, menanyakan apakah mereka bersedia mendiskusikan masalah tuduhan plagiat ini.
Gary juga meminta agar motif khas Fair Isle dipatenkan dan dilindungi hak ciptanya. Sweater atau jumper motif Fair Isle umumnya banyak dikenakan para nelayan saat mereka mencari ikan. Kini motif tersebut jadi sangat populer dan kerap dikenakan selebriti hingga keluarga kerajaan.
(hst/hst)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
Rihanna Gandeng Anak Elon Musk Jadi Model Lingerie untuk Koleksi Valentine
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
Most Popular
1
TikTok Viral Verificator
Viral Momen Dosen Pertanian Mantu, Souvenir Bibit Tanaman Jadi Sorotan
2
TikTok Viral Verificator
Viral! Pengantin Bagikan Souvenir 100 Anak Ayam Warna-warni, Tuai Kritik
3
Ramalan Zodiak 9 Januari: Capricorn Harus Sabar, Aquarius Lebih Teliti
4
Sudah Cerai, Kim Kardashian Masih Jadi Fans Sepatu Rancangan Kanye West
5
Potret Moana Anak Ria Ricis, Sudah Jadi Juragan Kos-kosan di Usia 3 Tahun
MOST COMMENTED











































