Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Perkembangan Fashion Pria Pakai Rok Sudah Tren Sejak Tahun '80-an

Alissa Safiera - wolipop
Senin, 19 Okt 2015 15:05 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta -

Fashion tak hanya sekadar urusan busana, namun juga statement yang membentuk karakter pemakainya. Puluhan tren fashion pun lahir setiap tahunnya untuk semakin mewarnai industri ini. Ada yang mengulang dari masa lalu, ada lagi yang melihat jauh tentang prediksi tren masa depan, dan tak sedikit pula yang menciptakan tren sendiri. Salah satunya adalah men-skirt atau rok yang dibuat dalam koleksi busana pria. Siapa desainer yang memulai tren ini?

Kembali ke tahun 1984, adalah Jean Paul Gaultier yang selanjutnya akan disingkat JPG membuat dunia fashion terkejut tentang apa yang dibawakannya ke panggung mode modern. Ya, rok untuk pria. Seperti sarong di Asia atau lungi di India. Apapun bentuknya, tetap saja lilitan kain ini sebagai busana pria menuai kontroversi masa itu. Ada yang memujinya, ada pula yang memberi kritikan.

Namun bagi Gaultier, memakaikan rok untuk pria lebih mengenai menyamarkan garis antara kedua gender. "Aku tidak percaya jika bahan memiliki gender lagi," kata Gaultier tertulis di pameran busananya 2013 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gaultier tidak sendirian, semakin bertambahnya tahun semakin banyak pula desainer yang memiliki perspektif sama seperti dirinya. Mereka memandang rok untuk fashion pria adalah eksperimen yang menyenangkan, di antaranya Vivienne Westwood di tahun 1997 atau Burberry tahun 2001.

Meski mulai banyak diikuti, namun nyatanya tren ini tidak mudah diterima publik. Terbukti dari sebuah eksperimen yang dilakukan seorang reporter New York Times di tahun 2003. Saat itu ia berkeliling kota memakai salah satu rok dari JPG dan berakhir jadi bahan gurauan, hingga ia menghasilkan kesimpulan: "Yang disebut maskulinitas baru hanyalah sekadar teori akademis."

Namun akhir-akhir ini, stigma masyarakat tentang rok pria tampaknya mulai terbuka. Banyak desainer muda yang kembali bereksperimen dengan rok untuk para bintang hip-hop atau pria fashionista yang ingin tampil beda. Misalnya di koleksi Spring/Summer 2013, Jeremy Scott mendesain rok yang terlihat seperti scarf dengan motif Arabia, sementara label streetwear KTZ dan Hood by Air mendapat inspirasi dari dress tunik; busana yang juga dipakai Justin Bieber dalam penampilan terbarunya.

Jangan lupakan Marc Jacobs, desainer yang tidak hanya membuat baju-baju indah untuk labelnya Marc Jacobs dan Louis Vuitton (menjabat sebagai creative director LV dari 1997-2013) dulu, namun juga memakai sendiri salah satu dress atau rok dari koleksi itu. Dan tentu Givenchy yang membuat rok pria dari bahan kulit, makin terkenal setelah dipakai oleh Kanye West di salah satu konsernya.

Rok untuk pria saat ini mungkin tak lagi dilihat sebagai perubahan nilai seperti yang terjadi di tahun 1984. Di masa sekarang ini, sepertinya Gaultier boleh tersenyum karena rok pria kini sudah lebih mudah berbaur dengan busana-busana yang dimiliki pria modern. Selain Kanye West dan Justin Bieber, selebriti pria lainnya seperti Jared Leto, Jaden Smith, P Diddy, Vin Diesel hingga David Beckham pernah tampil dalam rok.

(asf/asf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads