America's Next Top Model Tamat
America's Next Top Model, Ketika Tyra Banks Tampilkan Ketidaksempurnaan di TV
Daniel Ngantung - wolipop
Kamis, 15 Okt 2015 13:12 WIB
Jakarta
-
Tyra Banks secara mengejutkan mengumumkan berakhirnya program tv 'America's Next Top Model' (ANTM) setelah 12 tahun menghiasi layar kaca. Musim 22 yang kini sedang tayang pun bakal menjadi musim terakhir ajang pencarian bakat modeling itu.
"TYRA MAIL! #ANTM22 akan menjadi musim terakhir kami. Aku sangat yakin, ini sudah waktunya. May your pics be forever fierce. Keep on Smizing! Tyra," kicau Tyra di Twitter, Rabu (12/10/2015).
Pertama kali tayang pada Mei 2003, America's Next Top Model merupakan buah ide dari Tyra yang memang dikenal sebagai salah seorang supermodel papan atas dunia. Ken Mok dan Kenya Barris selaku produser lalu mengembangkan lagi ide Tyra.
Dalam pesan 'perpisahan' Tyra di Instragram terungkap cikal bakal konsep dari ajang tersebut. ANTM lahir dari keinginan wanita 41 tahun itu untuk meruntuhkan konsep keindahan yang mainstream bahwa tampil menawan harus didukung perawakan yang sempurna.
"Saat itu, aku ingin membuat sebuah acara di mana kesempurnaan itu membosankan. Jadi aku berharap, kalian harus tetap mencintai tubuh kalian apa adanya. Entah itu mata yang kecil, dagu yang lancip, bokong yang tipis, dada yang besar atau kulit yang gelap. Apa yang Anda miliki justru membuat Anda sempurna," tulis Tyra.
Konsep tersebut santer terasa dari kontestan-kontestan yang berpartisipasi. Mereka berasal dari ras, agama, warna kulit, bentuk tubuh, orientasi seksual, serta jenis kelamin berbeda. Pada beberapa musim awal ANTM hanya merekrut kontestan wanita, tapi belakangan kontestan pria juga turut dilibatkan.
Bagi penonton setia ANTM, mungkin masih ingat Winnie Harlow, kontestan dari musim 21. Winnie memiliki vitiligo, semacam kelainan kulit yang membuat kulitnya bertotol seperti sapi. Lalu di musim 22, ada Nyle DiMarco, pria berdarah latin yang menjadi kontestan tuna rungu pertama ANTM. Ajang ini juga pernah menyertakan kontestan lesbian, gay, dan transeksual.
Kehadiran mereka itu menegaskan visi dan misi Tyra bahwa siapa saja berhak mendapatkan kesempatan untuk mewujudkan impiannya menjadi model profesional. Tidak diketahui secara pasti alasan berakhirnya program yang disebut Tyra sebagai reality show pertama tentang fashion di dunia itu.
Apakah karena rating mengingat semakin banyak acara serupa yang bermunculan? Meski ratingnya naik-turun, ANTM tergolong memiliki rating yang cukup stabil. Begitu menurut The Hollywood Reporter.
Rating musim ini berkisar 0.6 di kelompok dewasa, usia 18-49 tahun, dengan jumlah penonton sebesar 1,7 juta.
Yang membuat ANTM disukai bukan hanya karena para finalisnya. Dari musim ke musim, ANTM melibatkan banyak nama kondang di industri fashion dan hiburan sebagai jurinya. Sebut saja Kimora Lee, fotografer Nigel Barker, dan supermodel lawas Twiggy. Kehadiran mereka tentu saja menambah daya tarik tersendiri dari acara ini.
Menjadi satu-satunya reality-show pencarian bakat modeling saat itu, ANTM pun menarik perhatian banyak penonton tidak hanya di Amerika, tetapi juga di seluruh dunia. Oleh karena itulah ANTM lantas diadaptasi di beberapa negara. Maka munculah Next Top Model versi Inggris, Jerman, Australia, Selandia Baru dan tidak ketinggalan Asia (Asia's Next Top Model).
"America's Next Top Model meraih kesuksesan di dua stasiun tv, pertama di UPN lalu CW. Tidak hanya meraih rating yang baik, program ini juga menjadi fenomena budaya pop dunia," ujar Mark Pedowitz, Presiden CW, saat menanggapi kicaun Tyra, seperti dikutip USMagazine.com. Ia pun berterima kasih kepada Tyra dan Ken karena berhasil memopulerkan ajang tersebut hingga ke seluruh dunia.
Episode terakhir ANTM musim 22 akan tayang pada 4 Desember 2015. Ironisnya, bertepatan dengan ulang tahun Tyra ke-42. Jangan sampai Anda melewatkannya!
(eny/eny)
"TYRA MAIL! #ANTM22 akan menjadi musim terakhir kami. Aku sangat yakin, ini sudah waktunya. May your pics be forever fierce. Keep on Smizing! Tyra," kicau Tyra di Twitter, Rabu (12/10/2015).
Pertama kali tayang pada Mei 2003, America's Next Top Model merupakan buah ide dari Tyra yang memang dikenal sebagai salah seorang supermodel papan atas dunia. Ken Mok dan Kenya Barris selaku produser lalu mengembangkan lagi ide Tyra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat itu, aku ingin membuat sebuah acara di mana kesempurnaan itu membosankan. Jadi aku berharap, kalian harus tetap mencintai tubuh kalian apa adanya. Entah itu mata yang kecil, dagu yang lancip, bokong yang tipis, dada yang besar atau kulit yang gelap. Apa yang Anda miliki justru membuat Anda sempurna," tulis Tyra.
Konsep tersebut santer terasa dari kontestan-kontestan yang berpartisipasi. Mereka berasal dari ras, agama, warna kulit, bentuk tubuh, orientasi seksual, serta jenis kelamin berbeda. Pada beberapa musim awal ANTM hanya merekrut kontestan wanita, tapi belakangan kontestan pria juga turut dilibatkan.
Bagi penonton setia ANTM, mungkin masih ingat Winnie Harlow, kontestan dari musim 21. Winnie memiliki vitiligo, semacam kelainan kulit yang membuat kulitnya bertotol seperti sapi. Lalu di musim 22, ada Nyle DiMarco, pria berdarah latin yang menjadi kontestan tuna rungu pertama ANTM. Ajang ini juga pernah menyertakan kontestan lesbian, gay, dan transeksual.
Kehadiran mereka itu menegaskan visi dan misi Tyra bahwa siapa saja berhak mendapatkan kesempatan untuk mewujudkan impiannya menjadi model profesional. Tidak diketahui secara pasti alasan berakhirnya program yang disebut Tyra sebagai reality show pertama tentang fashion di dunia itu.
Apakah karena rating mengingat semakin banyak acara serupa yang bermunculan? Meski ratingnya naik-turun, ANTM tergolong memiliki rating yang cukup stabil. Begitu menurut The Hollywood Reporter.
Rating musim ini berkisar 0.6 di kelompok dewasa, usia 18-49 tahun, dengan jumlah penonton sebesar 1,7 juta.
Yang membuat ANTM disukai bukan hanya karena para finalisnya. Dari musim ke musim, ANTM melibatkan banyak nama kondang di industri fashion dan hiburan sebagai jurinya. Sebut saja Kimora Lee, fotografer Nigel Barker, dan supermodel lawas Twiggy. Kehadiran mereka tentu saja menambah daya tarik tersendiri dari acara ini.
Menjadi satu-satunya reality-show pencarian bakat modeling saat itu, ANTM pun menarik perhatian banyak penonton tidak hanya di Amerika, tetapi juga di seluruh dunia. Oleh karena itulah ANTM lantas diadaptasi di beberapa negara. Maka munculah Next Top Model versi Inggris, Jerman, Australia, Selandia Baru dan tidak ketinggalan Asia (Asia's Next Top Model).
"America's Next Top Model meraih kesuksesan di dua stasiun tv, pertama di UPN lalu CW. Tidak hanya meraih rating yang baik, program ini juga menjadi fenomena budaya pop dunia," ujar Mark Pedowitz, Presiden CW, saat menanggapi kicaun Tyra, seperti dikutip USMagazine.com. Ia pun berterima kasih kepada Tyra dan Ken karena berhasil memopulerkan ajang tersebut hingga ke seluruh dunia.
Episode terakhir ANTM musim 22 akan tayang pada 4 Desember 2015. Ironisnya, bertepatan dengan ulang tahun Tyra ke-42. Jangan sampai Anda melewatkannya!
(eny/eny)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Most Popular
1
7 Foto Mesra Salshabilla Adriani dan Ibrahim Risyad yang Sedang Jadi Sorotan
2
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
3
Influencer China Jadi Gelandangan di Kamboja, Terjebak Janji Manis Pacar
4
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
5
Ramalan Shio 2026
Pakar Feng Shui Bongkar Kunci Cuan 2026 Satu Hal Ini Agar Emosi Tetap Stabil
MOST COMMENTED











































