Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

America's Next Top Model Tamat

Tyra Banks Umumkan Tamatnya America's Next Top Model

Arina Yulistara - wolipop
Kamis, 15 Okt 2015 09:06 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Getty Images
Jakarta -

Kabar yang satu ini mungkin bakal mengecewakan Anda, penggemar America's Next Top Model (ANTM). Setelah 12 tahun menghiasi layar kaca, program televisi ajang pencarian bakat modeling itu akhirnya harus tamat.

Supermodel senior Tyra Banks, selaku host, juri, sekaligus pencipta program itu, mengabarkan berita tersebut di Twitter, Rabu (14/10/2015). Ia mengatakan, musim 22 yang saat ini sedang tayang di layar kaca bakal menjadi musim terakhir ANTM. Tyra mengawali kicauannya dengan 'Tyra Mail', menirukan nama surat yang biasa ditujukan untuk para kontestan di setiap episode ANTM.

"TYRA MAIL! #ANTM22 akan menjadi musim terakhir kami. Saya sangat yakin, ini sudah waktunya. May your pics be forever fierce. Keep on Smizing! Tyra," kicau Tyra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wanita 41 tahun ini tidak menjelaskan alasan berakhirnya program yang menjadi pelopor ajang-ajang serupa. Program ANTM musim pertama perdana mengudara pada Mei 2003 silam. Selain Tyra, program ini juga diciptakan oleh Ken Mok dan Kenya Barris. Menjadi satu-satunya reality-show pencarian bakat modeling saat itu, ANTM menarik perhatian banyak penonton tidak hanya di Amerika, tetapi juga di seluruh dunia. Terbukti dari ratingnya yang terus meningkat.

Dari musim ke musim, ANTM melibatkan banyak nama kondang di industri fashion dan hiburan sebagai jurinya. Sebut saja Kimora Lee, fotografer Nigel Barker, dan supermodel lawas Twiggy. Sejak kemunculannya, ajang ini berhasil mencetak nama-nama yang cukup sukses di dunia modeling dan hiburan. Mereka di antaranya aktris Analeigh Tipton, Adrianne Curry, CariDee English, Yaya DaCosta, Lisa D’Amato, Whitney Thompson, Dani Evans, dan Eva Marcille.

Tidak hanya itu, berbagai istilah yang dilontarkan Tyra menjadi populer berkat acara ini. Salah satunya, 'Smizing' yang maksudnya tersenyum dengan menggunakan mata. Sukses di Amerika, ANTM lantas diadaptasi di beberapa negara atau wilayah. Maka munculah Next Top Model versi Inggris, Jerman, Australia, Selandia Baru, tidak ketinggalan Asia (Asia's Next Top Model).

"America's Next Top Model meraih kesuksesan di dua stasiun tv, pertama di UPN lalu CW. Tidak hanya meraih rating yang baik, program ini juga menjadi fenomena budaya pop dunia," ujar Mark Pedowitz, Presiden CW, saat menanggapi kicauan Tyra, seperti dikutip US Magazine.

Mark pun berterima kasih kepada Tyra dan Ken karena berhasil memopulerkan ajang tersebut hingga ke seluruh Amerika.

(aln/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads