ADVERTISEMENT

Paris Fashion Week 2016

Kembar Olsen Pindahkan Fashion Show Koleksinya ke Paris Fashion Week

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 01 Okt 2015 11:42 WIB
Dok. Getty Images, Vogue Runway
Jakarta -

Ada yang berbeda di perhelatan Paris Fashion Week (PFW) kali ini. Di antara 91 peragaan busana yang terjadwal, terselip nama The Row, label fashion milik si kembar Mary-Kate dan Ashley Olsen.

Sejak label tersebut didirikan 10 tahun lalu, New York Fashion Week (NYFW) selalu menjadi rumah bagi The Row untuk mempresentasikan karya teranyarnya. Hanya saja kali ini The Row berhijrah ke PFW. Peragaan busana The Row Spring/Summer 2016 itu digelar Selasa (29/9/2015) di Paris.

Ada apa gerangan?

Seperti dikabarkan New York Times, ini sebetulnya bukan kali pertama kembar Olsen mempresentikan koleksi terbaru The Row di PFW. Pada 2011, PFW sempat menjadi rumah bagi The Row lantaran masalah teknis. Kala itu koleksi terbaru mereka belum siap untuk dipresentasikan di NYFW. Kembar Olsen pun terpaksa memindahkan jadwal peragaan The Row ke PFW, pekan mode pamungkas di kalender mode.

"Kali ini lebih ke soal strategi," ungkap Mary-Kate soal alasannya mempresentasikan koleksi musim semi-panas 2016 di PFW.



Strtaegi yang dimaksudkan Ashley, mereka telah menyiapkan dengan matang peragaan tersebut. Memanjakan para klien adalah misi mereka kali ini. Peragaan berlangsung di sebuah lokasi yang glamor, yakni Château de Courances, Paris yang didirikan sejak abad 17. Selain menyaksikan presentasi koleksi di halaman Château, para klien yang datang dari seluruh penjuru dunia juga dimanjakan jamuan malam mewah.

"Bagi kami, peragaan ini lebih tentang menghadirkan pengalaman kepada klien bukan tentang kotanya. Pengalaman lah yang membuat klien membeli dan memakai busana," ujar Ashley.

Ia menambahkan, hampir 30 persen dari klien mereka berasal dar luar Amerika Serikat. Maka penting bagi The Row untuk menggelar peragaan busana di lokasi yang "netral".

Bicara soal koleksi, The Row masih bermain di ranah busana berdesain minimalis dalam sapuan palet monokromatik sebagaimana ciri khasnya. Tapi, ada sesuatu yang spesial di koleksi ini. Mary-Kate dan Ashley untuk kali pertama memasukkan celana pendek di jajaran koleksinya.



"Kami belum pernah mendesain celana pendek. Celana pendek membuat pemakainya merasa bebas dan luwes," kata Ashley yang juga mengonfirmasi akan membuka sebuah butik baru di New York City tahun depan.

Selain celana, koleksi ini juga didominasi pilihan tunik dan jubah berbahan transparan yang cocok untuk bersantai.

(eny/eny)