Cerita Ayu Gani Ditolak Casting Modeling di London Karena Berwajah Asia
Rahmi Anjani - wolipop
Selasa, 22 Sep 2015 13:16 WIB
Jakarta
-
Tidak banyak model Indonesia yang bisa berkarier hingga ke mancanegara. Salah satu yang berhasil melakukannya adalah Ayu Gani. Beberapa bulan lalu pemenang Asia's Next Top Model (AsNTM) musim tiga tersebut dikirim ke London, Inggris untuk bergabung dalam agensi Storm Model Management.
Ketika berbincang dengan Wolipop mengenai pengalaman modeling internasional pertamanya, Gani mengaku senang. Meski sempat tidak dapat kerja selama dua minggu pertama, ia merasa bangga karena sudah melakukan pemotretan untuk beberapa majalah dan brand ternama.
Meski begitu, modeling di skala internasional bukan hal yang mudah dilakukan. Gani tentu menemukan beberapa tantangan selama dua bulan belakangan. Salah satunya karena faktor fisik.
"Mungkin tantangannya tinggi badan. Karena orang Asia tinggi badannya sering kalah dengan orang Eropa. Dari segi postur badan terus tulang pipi juga. Susahnya di situ," ungkap Gani di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: 50 Inspirasi Model Kebaya
Wanita bertinggi badan 173 cm itu memang pernah menemukan hambatan berkaitan dengan penampilan fisiknya. Model yang sedang berada di Indonesia untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan tersebut sempat ditolak casting di London hanya karena berwajah oriental. Meski begitu, ia tidak merasa minder.
"Sebenarnya kalau casting mereka cari yang cocok dengan brand mereka. Mungkin kalau aku gagal casting berarti tidak cocok saja dan akhirnya aku dapat beberapa job di majalah-majalah besar," ungkapnya lagi.
Gani menambahkan jika modeling di London memang berbeda dengan di Indonesia. Di sana, brand serta majalah tidak hanya mencari model runway berparasg rupawan. Dibutuhkan pula kemampuan berpose dan berekspresi unik.
"Kalo di sana mereka mencari yang unik dan aneh. Kalau di sini kan kebanyakan kalau foto-foto masih bisa yang cantik dengan pose yang biasa dan makeup yang cantik. Kalau di sana kadang nggak makeup sama sekali. Terus kadang diminta untuk berekspresi dengan muka aneh," cerita Gani.
(ami/hst)
Ketika berbincang dengan Wolipop mengenai pengalaman modeling internasional pertamanya, Gani mengaku senang. Meski sempat tidak dapat kerja selama dua minggu pertama, ia merasa bangga karena sudah melakukan pemotretan untuk beberapa majalah dan brand ternama.
Meski begitu, modeling di skala internasional bukan hal yang mudah dilakukan. Gani tentu menemukan beberapa tantangan selama dua bulan belakangan. Salah satunya karena faktor fisik.
"Mungkin tantangannya tinggi badan. Karena orang Asia tinggi badannya sering kalah dengan orang Eropa. Dari segi postur badan terus tulang pipi juga. Susahnya di situ," ungkap Gani di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wanita bertinggi badan 173 cm itu memang pernah menemukan hambatan berkaitan dengan penampilan fisiknya. Model yang sedang berada di Indonesia untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan tersebut sempat ditolak casting di London hanya karena berwajah oriental. Meski begitu, ia tidak merasa minder.
"Sebenarnya kalau casting mereka cari yang cocok dengan brand mereka. Mungkin kalau aku gagal casting berarti tidak cocok saja dan akhirnya aku dapat beberapa job di majalah-majalah besar," ungkapnya lagi.
Gani menambahkan jika modeling di London memang berbeda dengan di Indonesia. Di sana, brand serta majalah tidak hanya mencari model runway berparasg rupawan. Dibutuhkan pula kemampuan berpose dan berekspresi unik.
"Kalo di sana mereka mencari yang unik dan aneh. Kalau di sini kan kebanyakan kalau foto-foto masih bisa yang cantik dengan pose yang biasa dan makeup yang cantik. Kalau di sana kadang nggak makeup sama sekali. Terus kadang diminta untuk berekspresi dengan muka aneh," cerita Gani.
(ami/hst)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
Most Popular
1
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
2
Influencer China Jadi Gelandangan di Kamboja, Terjebak Janji Manis Pacar
3
Ramalan Shio 2026
Pakar Feng Shui Bongkar Kunci Cuan 2026 Satu Hal Ini Agar Emosi Tetap Stabil
4
Ashley Tisdale Curhat Soal Geng 'Ibu-ibu Toxic', Suami Hillary Duff Sindir Balik
5
Ramalan Zodiak 8 Januari: Cancer Introspeksi Diri, Leo Harus Belajar Mandiri
MOST COMMENTED











































