Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Foto: Kate Effect, Semua yang Dipakai Kate Middleton dan Terjual Habis

Alissa Safiera - wolipop
Jumat, 19 Jun 2015 13:02 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Getty Images
Jakarta - Apapun yang dikenakan, bahkan disentuh Kate Middleton akan laris terjual, sampai-sampai muncul istilah 'The Kate Effect' untuk menggambarkan fenomena ini. Mulai dari baju, sepatu, hingga busana milik putra pertamanya, Pangeran George, 'hilang' dari rak toko hanya dalam hitungan hari bahkan menit.

1. Me+Em Top

Untuk penampilan kasual perdananya setelah melahirkan Putri Charlotte, Kate terlihat nyaman menghabiskan waktu dengan Pangeran George di taman. Memakai tampilan klasik yang disukainya, yaitu atasan bermotif garis dan jeans. Kali ini atasan garis biru dan putih itu datang dari label Me+Em, dan langsung terjual habis bahkan kini perlu menunggu 2 bulan untuk mendapatkan baju yang sama. Tak hanya Kate Effect, kemudian ada pula George Effect, saat cardigan biru dari brand Olivier Baby and Kids dan sepatu Crocs yang dipakai pangeran kecil tersebut habis terjual dalam satu malam.

2. Asos Polkadot Dress

Sebagai seorang putri, Kate tak melulu memakai busana rancangan desainer high-end dalam setiap penampilannya, seperti koleksi gaun Jenny Packham atau Alexander McQueen yang menjadi favoritnya. Dalam beberapa kesempatan, sang putri memakai baju dengan harga terjangkau, salah satunya datang dari label Asos seharga US$ 63 atau sekitar Rp 838 ribuan untuk mengunjungi Brookhill Children's Center. Bisa tampil ala Kate dengan busana harga terjangkau tentu membuat dress ini laris manis di pasaran. Tapi beruntung untuk Anda, karena dress ini kembali diproduksi di situs resminya.

3. Madderson London Shift Dress

Kate yang kala itu hamil 6 bulan memakai shift dress dari label Madderson London. Dress dengan desain retro seharga 450 poundsterling atau sekitar Rp 9,5 jutaan itu pun langsung laris terjual dalam hitungan hari.

4. Tory Burch Knit Dress

Kate Middleton memilih dress berbahan rajut dari Tory Burch untuk kunjungan ke New Zealand pada bulan April 2014 lalu. Tak sampai satu hari dan dalam hitungan beberapa jam saja, gaun ini juga habis terjual.

5. DVF Wrap Dress

Kate Effect begitu terasa ketika kunjungannya ke Australia di 2014 lalu. Salah satunya terjadi untuk wrap dress rancangan desainer Amerika, Diane Von Furstenberg ini yang habis hanya dalam hitungan 8 menit setelah Kate melambai dan tersenyum ke arah kamera hari itu.

6. Zara Necklace

Brand high-street Zara memang dikenal sebagai label favorit fashionista dunia, dan brand Spanyol itu mendongkrak penjualan dengan drastis saat salah satu kalungnya dipakai Kate Middleton. Saat premier film di London, Kate memakai kalung Zara seharga US$ 35 atau sekitar Rp 700 ribuan dan dipakai dengan gaun Roland Mouret. Kalung ini pun terjual habis tak hanya di Zara Inggris, namun juga banyak negara.

7. Orla Kiely Dress

Kate dikenal sebagai putri yang tak ragu untuk memakai busananya lebih dari sekali. Begitupun untuk dress dari Orla Kiely yang dinamakan Birdie dress itu. Dan sekali lagi, gaun ini habis terjual dalam hitungan menit setelah penampilannya itu.

8. Stuart Weitzman

Hal yang lebih dicintai Kate selain T-shirt garis dan jeans adalah wedges biru bernama Corkswoon dari Stuart Weitsman ini. Sepatu ini pertamakalinya dikenakan Kate pada pertandingan Olimpiade di London tahun 2012 hingga saat ini. Wedges ini selalu habis terjual, namun kemudian dibuat kembali oleh sang desainer.

9. Seraphine Dress

Setiap orang bahagia ketika melihat foto perdana Pangeran George bersama kedua orangtuanya ini. Tak kalah mencuri perhatian adalah gaun ungu dari Seraphine yang dikenakan Kate untuk fotonya. Sang desainer mengatakan kepada People, mereka menjual lebih dari 100 dress ungu itu hanya dalam hitungan 5 jam.

10. Issa Wrap Dress

Jauh sebelum Kate menjadi putri, nyatanya Kate Effect telah terjadi. Mungkin inilah busana pertama yang memulai fenomena itu, yakni datang dari brand London, Issa yang dikenakannya saat bertunangan dengan Pangeran William. Karena gaun ini terjual dengan cepat, sang desainer kemudian berkolaborasi dengan brand Banana Republic untuk membuat replikanya dengan harga lebih terjangkau. Tentu gaun ini segera habis terjual hanya dalam hitungan satu minggu.
(asf/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads