Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Dari Model, Cara Delevingne Coba Profesi Arsitek Untuk Kate Middleton

Alissa Safiera - wolipop
Jumat, 22 Mei 2015 15:15 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Dok. Getty Images
Jakarta -

Cara Delevingne 'menguasai' industri mode dunia dengan berjalan di banyak runway sampai menjadi bintang kampanye berbagai brand high-end, seperti Mulberry sampai Saint Laurent. Eksistensi di industri hiburan pun semakin diperluas dengan memasuki dunia perfilman. Dan kini tak hanya dunia keartisan, Cara Delevingne memperluas keahliannya sebagai desainer arsitektur.

Model 22 tahun yang menjadi favorit baru dari Chanel itu menjadi salah satu dari 90 nama yang menciptakan desain kursi unik untuk mendukung The Art Room. Sebuah yayasan yang didukung oleh The Duchess of Cambridge, Kate Middleton.

Sang model berkolaborasi bersama desainer grafis Storm Athill untuk memproduksi deretan kursi yang memiliki slogan: "Bersama kita kuat" dan "Kamu lebih dari itu." Tak hanya Cara, nama terkenal lain termasuk desainer seperti Charlotte Olympia, Paul Smith dan juga Lulu Guiness akan membuat koleksi eksklusif untuk Art Room.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konsultan seni dan salah satu pendiri dari Fair & Co Flora Fairbairn memberi para partisipan satu dari kursi itu dan membiarkan mereka berkreasi dengan imajinasi masing-masing. Bicara kepada WWD dan dilansir oleh Daily Mail, "Kami mendekati kurang lebih 250 orang. Itu adalah waktu yang singkat, kami memulainya pada bulan Maret lalu," tuturnya.

The Art Room adalah sebuah organisasi yang dibuat oleh Duchess of Cambridge sendiri. Menggunakan benda seni untuk membuka potensi pada anak dari keluarga yang rentan. Organisasi ini berisi anak usia 5 - 16 tahun. Karya-karya seni yang ada nantinya akan dilelang untuk membantu para anak menghadapi masalah emosional dan juga proses pembelajaran.

Nantinya, kursi-kursi itu, termasuk milik Cara akan dilelang di sebuah situs bernama Paddle8. Keluarga kerajaan lainnya seperti Putri Eugenie juga akan berperan di sini sebagai pihak pelelang. Barang seni itu pun akan dilelang mulai 150 poundsterling atau sekitar Rp 3 jutaan.

(asf/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads