Auguste Soesastro Buat Tenun Sambas Tampil Modern dalam Warna Monokrom
Tenun kini tak sekadar kain yang dipakai saat pesta atau upacara adat. Beberapa desainer pun mulai mengeksplorasi keindahan serta kerumitan kain khas Indonesia ini dalam bentuk busana siap pakai atau ready-to-wear yang tentu lebih nyaman dan versatile dikenakan di berbagai kesempatan.
Tak terkecuali adalah desainer muda berbakat, Auguste Soesastro. Desainer yang memulai kariernya di Paris itu, kali ini bekerjasama dengan para pengrajin tenun binaan Cita Tenun Indonesia (CTI) untuk mengeksplorasi keindahan tenunan ala Sambas.
Sang desainer pun meminta khusus tenunnya dalam warna monokrom, hitam, putih serta abu-abu. Meski ada pula satu dress dalam warna merah dengan benang emas. Melihat dari konsep rancangan Auguste yang minimalis, berpotongan simetris, tegas dan maskulin, namun juga memiliki sisi elegan tanpa banyak cutting rumit, warna-warna seperti ini rasanya sempurna sehingga tak menghilangkan keindahan kain tenun itu sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun dress hitam panjang yang dipadu dengan coat berpotongan panjang di bawah pinggul. Warna lainnya seperti merah dan emas juga dihadirkan sebagai shift dress tanpa lengan, berpotongan lurus.
"Warna hitam, putih dan abu-abu itu diminta oleh Auguste kepada pengrajin di Sambas. Kalau tenun Sambas sendiri motifnya yang khas itu bunga, warnanya juga beragam, warnanya cerah biasanya," tutur Okke Rajasa Ketua Cita Tenun Indonesia (CTI), saat ditemui di Restoran Kembang Goela, Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2015).
Pemakaian tenun bukan kali pertama dilakukan Auguste sebagai material utama koleksinya. Sebelumnya di tahun 2013, sang desainer pernah berkreasi dengan tenun dari Bali dan memilih warna-warna pastel seperti putih, biru dan ungu.
Penampilan dari koleksi Auguste adalah bagian dari acara CTI bersama restoran Kembang Goela, yaitu sebuah festival budaya bernama Tumpahan Sallok Sambas. Festival yang berarti 'Temu Kangen Sambas' itu akan berlangsung mulai hari ini, Selasa (5/5/2015) sampai dengan Minggu (31/5/2015). Di sana para pengunjung tak hanya dimanjakan dengan kain-kain Sambas, namun juga berbagai kuliner yang khas. Misalnya saja bubur pedas, tumis pakis, pacri nanas, dan masih banyak lagi.
(asf/fer)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
Rihanna Gandeng Anak Elon Musk Jadi Model Lingerie untuk Koleksi Valentine
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
Potret Moana Anak Ria Ricis, Sudah Jadi Juragan Kos-kosan di Usia 3 Tahun
Daftar Tanggal Cantik 2026, Cocok Untuk Lamar Kekasih Hingga Gelar Pernikahan
Ramalan Zodiak 9 Januari: Libra Pemasukan Stabil, Scorpio Kerja Keras
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana











































