Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tips Pilih Perhiasan Sesuai Bentuk Wajah dan Warna Kulit

wolipop
Kamis, 19 Mar 2015 13:11 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Selain tampil mewah, perhiasan juga penting untuk menunjang penampilan secara keseluruhan. Sepotong little black dress berdesain simpel, akan tampak lengkap seketika dengan untaian kalung yang memanjang. Sementara jika mengenakan tube dress, kalung panjang dengan pendant yang besar atau choker akan membuat gaya Anda tidak terlalu 'kosong'.

Memilih perhiasan yang tepat harus memperhatikan beberapa aspek agar penampilan lebih menarik. Setiap manusia mempunyai kepribadian yang berbeda-beda, dan memakai perhiasan merupakan bentuk ekspresi kepribadian dan gaya hidup. Oleh karena itu perhiasan juga sebaiknya disesuaikan dengan karakter serta penampakan fisik. Desainer perhiasan Julia Hadi, memberikan beberapa tips dalam memilih perhiasan.

1. Bentuk Wajah dan Telinga
Bentuk wajah penting diperhatikan untuk menentukan model anting yang akan dipakai. Beruntung bagi pemilik bentuk wajah oval, karena cocok mengenakan anting model apa pun. Sementara pemilik wajah dengan rahang persegi atau melebar ke bawah, sebaiknya hindari anting yang modelnya panjang atau chandelier karena akan membuat wajah terlihat 'penuh'.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Wajah yang seperti bentuk (buah) pir (rahang lebar) jangan pakai anting yang terlalu ramai atau bagian bawahnya besar," tutur Julia di sela-sela pembukaan galeri perhiasan miliknya, Julia Hadi Gallery di bilangan Karet, Jakarta Pusat.

Bagi pemilik wajah panjang, disarankan jangan pula memakai anting panjang karena akan semakin membuat wajah lebih panjang dan menjadi aneh. Bentuk telinga juga perlu diperhatikan. Menurut Julia, daun telinga yang terlalu maju ke depan akan terlihat aneh jika diberi anting yang panjang dan modelnya tebal.

2. Bentuk Leher dan Bahu
Jika ingin memilih kalung, maka Anda perlu memperhatikan bentuk leher serta bahu. Wanita yang sudah berkecimpung di dunia bisnis perhiasan selama 27 tahun ini mengatakan, panjang-pendek leher bisa menentukan perhiasan yang Anda pilih begitu juga bahu.

"Kalau bahu lebar nggak pantas pakai yang bentuk (kalungnya) tumpuk-tumpuk, atau kalung yang liontinnya terlalu kecil," tuturnya.

Sarannya, untuk wanita berbahu lebar pilih kalung yang panjang dan besar di bawah. Misalnya liontin berbatu besar atau memiliki detail rumit di bawah. Bukan choker atau kalung dengan rantai pendek.

3. Warna Kulit
Setiap orang memiliki tone kulit yang bervariasi. Pemilihan warna perhiasan yang tepat bisa membuat kulit terlihat lebih bersinar, sebaliknya jika kurang tepat kulit akan tampak kusam. Kulit sawo matang misalnya, kurang cocok dengan perhiasan emas dengan warna rose gold karena akan semakin 'meredupkan' tone kulitnya.

"Cocoknya dengan kombinasi emas putih dan kuning. Jangan kuning semua jadinya terlalu mencolok. Tapi ada juga beberapa yang cocok pakai rose gold. Jadi seharusnya memang dicoba-coba dulu," jelas wanita yang kini menetap di Amerika Serikat ini.

Bagaimana dengan yang berkulit gelap dan kuning langsat? Menurut Julia wanita berkulit gelap akan sangat bagus menggunakan emas putih atau mutiara putih. Sementara kuning langsat justru tidak disarankan memakai emas kuning. "(Emas) putih lebih cocok. Kalau kuning jadi terlalu mencolok," terang Julia.

(hst/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads