Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kontroversi Model Kurus

8 Brand dan Desainer yang Dikritik Setelah Tampilkan Model Sangat Kurus

wolipop
Rabu, 18 Mar 2015 17:40 WIB
...
Ist.
Jakarta - Dunia fashion internasional sedang dihebohkan dengan kontroversi model terlalu kurus. Prancis bahkan sudah mengeluarkan kebijakan untuk melarang peraga busana yang tubuhnya tidak proporsional. Negara Eiffel Tower tersebut bahkan akan memberi denda sekitar Rp 1,1 miliar hingga penjara enam bulan kepada staff yang terbukti terlibat. Penggunakan wanita atau pria yang terlalu kurus sebagai peraga busana memang sudah lama menjadi isu di industri mode. Cukup banyak pula brand serta desainer yang diprotes karena hal tersebut. Berikut sembilan di antaranya:

1. Urban Outfitters

Urban Outfitters adalah salah satu brand fashion yang cukup banyak menuai kontroversi karena berbagai hal. Januari lalu, retailer asal Amerika Serikat ini kembali dikritik karena menampilkan paha yang terlalu kurus pada sebuah iklan pakaian dalam. Para pelanggan pun meminta agar foto dalam situs tersebut dihapus karena dianggap akan mempromosikan tubuh yang kurang sehat.

2. GAP

Retailer lain yang pernah dikiritik karena menampilkan model kurus adalah GAP. Dalam sebuah foto yang diunggah ke Twitter pada Agustus 2014, GAP mengiklankan dress bermotif plaid yang diperagakan oleh wanita bertubuh terlalu langsing. Tweet tersebut langsung mendapat kecaman dari sejumlah pengikut. GAP menanggapi kritik itu dengan menyatakan bahwa masukan dari pelanggan akan dijadikan pembelajaran.

3. GAP

Seminggu setelah protes tentang foto di Twitter merebak, GAP kembali menuai kecaman. Kali ini kritik ditujukan pada sebuah iklan yang menawarkan skinny jeans untuk wanita bertubuh berisi (curvy). Meski dalam foto tertulis Curvy Skinny, model yang dijadikan peraga sama sekali tidak bertubuh demikian. Ditampilkannya model yang terlalu kurus itu pun kembali jadi bahan pembicaraan.

4. H&M

Selain Urban Outfitters dan GAP, retailer H&M juga pernah diprotes. Bukan hanya dianggap terlalu kurus, model yang didaulat menjadi peraga dikatakan terlihat seperti mayat. Wanita bernama Aymeline Valade dianggap tidak sehat sehingga membuat editor fashion dan orang tua di Inggris bereaksi. Merek asal Swedia itu pun akhirnya meminta maaf atas foto yang merupakan bagian dari lookbook koleksi kolaborasi H&M dengan Marni.

5. Armani

Tak hanya retailer, brand-brand high end pun cukup sering dikritik karena masalah yang sama. Misalnya pada Milan Fashion Week 2014 lalu. Situs Hollywood Life mengatakan jika tubuh para model untuk fashion show Armani koleksi Spring 2015 terlihat tidak proporsional.

6. Alex Perry

Kontroversi serupa terjadi di Mercedes Benz Fashion Week Australia. Portal berita News bahkan menamai rangkaian parade busana tersebut sebagai Hunger Games (Permainan Kelaparan). Dalam fashion show Alex Perry misalnya. Seorang editor majalah bahkan terkejut ketika melihat model-model dengan kaki sangat kecil dan tulang selangka menonjol melenggang di catwalk.

7. Saint Laurent

Model yang diprotes ternyata bukan hanya wanita. Meski jarang, sejumlah rumah busana juga pernah dikritik karena menampilkan peragawan sangat kurus. Misalnya di fashion show Saint Laurent Paris tahun 2013. Mengenakan busana serba hitam, kaki model tersebut terlihat kecil, pipinya juga sangat tirus.

8. Ralph Lauren

Kali ini kontroversi bukan datang dari tubuh model yang terlihat tidak sehat. Namun kesalahan dalam proses pengeditan. Di tahun 2009, Ralph Lauren mengakui jika pihaknya menampilkan foto yang kurang baik. Pinggul model terlihat lebih kecil dari kepalanya. Hal itu tentu banyak dikritik orang. Bahkan sang model sendiri, Filippa Hamiliton merasa terkejut ketika menemukan gambar tersebut. 
(ami/aln)
...
Hide Ads