Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Paris Fashion Week F/W 2015

Model Terlalu Kurus Dilarang Tampil di Prancis, Bisa Kena Denda Rp 1 M

Alissa Safiera - wolipop
Selasa, 17 Mar 2015 16:56 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Getty Images
Jakarta -

Isu tentang imej tubuh sehat dan proporsional di industri fashion kini tengah menjadi perhatian di Paris. Negara yang menjadi salah satu dari pusat mode dunia itu akan mengambil langkah tegas untuk menghentikan para desainer atau agensi untuk memakai model yang bertubuh sangat kurus. Peraturan ini akan berlaku baik untuk konsumsi runway ataupun foto editorial dan kampanye iklan.

Seperti yang dikabarkan Reuters, pemerintah Prancis akan melakukan pengecekan berat badan secara reguler. Para model yang akan bekerja ini nantinya akan dibekali sertifikat kesehatan yang menunjukkan Indeks Masa Tubuh mereka setidaknya 121 pound atau 54,8 kg dan tinggi 179 cm.

Dikutip dari sumber lainnya di Mail Online, pihak manapun yang masih mempekerjakan model dengan berat kurang dari rata-rata akan didenda dengan uang yang tak sedikit. Kurang lebih mencapai 75.000 euro atau sekitar Rp 1 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tak bisa dibiarkan untuk mempromosikan gizi buruk dan mengeksploitasi orang-orang yang membahayakan kesehatan mereka sendiri untuk kepentingan komersial," ujar Olivier Veran, seorang politisi sosialis yang juga neurologist di University Hospital of Grenoble, kepada media Prancis, Le Parisien. Ia termasuk yang menolak adanya model sangat kurus di industri mode.

Langkah untuk melawan anorexia yang biasa dialami para model, sudah dilakukan oleh desainer senior seperti Giorgio Armani dua tahun lalu. Ia mengatakan: "Industri ini harus mengetahui hubungan antara preferensi untuk model yang langsing dan normal, dengan kalangan wanita muda yang mengalami gangguan makan," ujarnya.

Tak hanya desainer, fashion bible 'Vogue' juga menghentikan pemakaian model yang terlihat sangat kurus, di bawah size 16 atau terlihat seperti mengalami gangguan makan. Gerakan ini mulai dilakukan oleh Vogue di tahun 2012.

(asf/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads