Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Yang Membuat Barli Asmara Cemas Jelang Fashion Show di New York

Arina Yulistara - wolipop
Kamis, 12 Feb 2015 11:15 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Arina/Wolipop
Jakarta -

Pada pertengahan Februari ini, tepatnya Sabtu, (14/2/2015), ketiga desainer Indonesia, Dian Pelangi, Barli Asmara, dan Zaskia Sungkar, akan memamerkan karyanya di Couture Fashion Week, New York. Mereka berangkat pada Rabu, (11/2/2015) untuk menyiapkan diri agar bisa tampil maksimal di negeri Paman Sam itu.

Saat berbincang dengan Wolipop di Bandara Soekarno-Hatta sebelum terbang ke Amerika Serikat, Barli mengaku cukup gugup. Namun kegugupannya ini bukan disebabkan karena show yang akan digelarnya melainkan soal cuaca yang sedang ekstrem. Mendengar kabar suhu udara di New York mencapai minus 10 derajat, desainer anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) itu merasa khawatir.

"Aku sih perasaannya karena takut cuaca saja. Dingin banget di sana sedangkan aku nggak kuat dingin. Kalau koleksi sudah percaya dengan tim, apa yg aku inginkan semua setidaknya bisa terkontrol dengan baik, itu sudah memberikan ketenangan buat aku," ujar Barli kepada Wolipop di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Rabu malam (11/2/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Desainer 36 tahun itu mengaku membawa enam koper, tiga koper pribadi dan tiga koper lainnya berisi koleksi yang akan ditampilkan. Barli akan membawakan tenun Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) bertajuk 'Royal Lombok' yang didominasi dengan beragam warna earthy serta penuh detail.

Busana yang akan ditampilkan ditumpuk di dalam tiga koper berukuran besar. Meskipun banyak sentuhan detail dan mutiara, Barli tidak takut rancangannya rusak akibat ditumpuk-tumpuk karena sudah dikemas dengan baik.

Selain menampilkan karya di New York, pria asal Bandung itu akan melanjutkan perjalanannya untuk keliling Amerika. Ia berencana ingin merayakan hari ulang tahunnya di New York yang jatuh pada 3 Maret. Ia berharap cuaca ketika perayaan ulang tahunnya sudah tidak ekstrem seperti sekarang.

"Aku ingin merayakan ulang tahun di New York, jadi dari keliling Amerika aku akan kembali ke New York. Pulangnya baru sekitar tanggal 15 Maret, jadi sekalian liburan lah," tambah pria yang menjadi desainer sejak 2002 itu.

(aln/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads