Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Cantik Tapi Brewokan

Fenomena Brewok dan Kecantikan di Dunia Fashion

wolipop
Jumat, 19 Des 2014 17:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Dok. Getty Images, V Magazine
Jakarta -

Conchita Wurst menjadi populer setelah menang kontes bakat Eurovision Song Contest 2014. Selain suaranya, penampilannya juga menarik perhatian penonton. Dia berdandan menjadi seorang wanita yang cantik namun memiliki brewok di wajahnya. Brewok dan kecantikan ini sebenarnya bukan hal baru, khususnya di dunia fashion.

Pada Berlin Fashion Week 2010, desainer Patrick Mohr sudah mengombinasikan brewok dan kecantikan ini. Dia mendadani para model wanitanya dengan brewok. Memeragakan koleksi musim panas, model-model cantik itu berubah menjadi sosok pria berkepala botak dan jenggot.

Jauh sebelum itu, tepatnya pada 2005, kombinasi brewok dan kecantikan juga pernah ditampilkan majalah V. Majalah fashion asal Amerika Serikat yang terbit sejak 1999 itu melakukan transformasi pada Kate Moss. Supermodel Inggris tersebut tampil dengan busana yang memperlihatkan bahunya. Wajah cantiknya tampak dihiasi brewok dan kumis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemotretan Kate dengan wajah berhiaskan brewok itu dilakukan oleh dua fotografer Inez Van Lamsweerde dan Vinoodh Matadin. Menurut sang fotografer mereka ingin melakukan sesuatu yang beda sehingga memutuskan memakaikan brewok palsu pada supermodel tersebut.

"Brewok itu terlihat palsu, kami setuju. Kate menjadi seorang Hibiscus, bintang dari dokumenter hippi, The Cockettes. Kenapa kita asosiakan brewok dengan semangat, dengan kebebasan, dengan keajaiban? Bisakah androgyny membawa kita menjadi orang lain? Bisakah Kate membuat kita melupakan perang, uang, kekuasaan dan kekacauan lainnya?" demikian tim editor majalah V menulis tentang tujuan mereka menampilkan Kate dengan brewok.

Penampilan wanita androgyny dengan brewok ini juga pernah ditampilkan reality show America's Next Top Model dalam salah satu episodenya pada September 2013. Pada episode tersebut, para finalis diminta bergaya androgyny karena memang penampilan itulah yang tengah disukai di dunia fashion pada sat itu.

Dua finalis mentransformasikan dirinya menjadi pria dengan brewok ketika bergaya androgyny ini. Seorang kontestan bernama Abbie berdandan menjadi seorang pria bernama Gussie. Wajah cantiknya tampak dihiasi brewok dan topi kupluk (beanie).

Pada 2014 ini, memadukan brewok dengan kecantikan juga dilakukan oleh seorang desainer asal Turki, Tanju Babacan saat memamerkan koleksinya di Mercedes-Benz Fashion Week Istanbul 2014. Para model wanita yang memeragakan koleksinya dirias seperti memiliki jenggot. Jenggot tersebut ditampilkan dalam aneka warna, ada yang hitam hingga merah.

(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads