Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tulisan, Brand Lokal yang Eksis di Drama Korea Buka Toko di Plaza Senayan

wolipop
Rabu, 10 Des 2014 16:11 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Arina Yulistara/Wolipop
Jakarta -

Saat ini semakin banyak produk lokal yang bisa menembus pasar internasional. Salah satunya Tulisan, brand tas dan aksesori lokal yang eksis di berbagai negara. Bahkan produk lokal yang berdiri sejak 2010 itu pernah dipakai oleh aktris Korea, SooYoung SNSD, saat bermain di drama berjudul 'The Spring Day of My Life' memerankan karakter Lee BomYi.

Produk yang dipakai oleh SooYoung SNSD berupa celemek dan tas make-up motif bunga di beberapa episode. Tak hanya Korea Selatan, Tulisan juga eksis di berbagai negara seperti Singapura, Taiwan, Hong Kong, Amerika, Switzerland, dan Jerman. Kesuksesan itu membuat pemilik Tulisan, Melissa Sunjaya, ingin mendirikan toko sendiri di Indonesia.

Gerai pertamanya sudah dibuka di Darmawangsa Square, The City Walk, Jakarta Selatan, pada awal Oktober lalu. Kini Melissa kembali membuka toko keduanya di Plaza Senayan untuk mempermudah pelanggan mendapatkan karyanya. Melissa mengatakan sebenarnya ia sangat ingin masuk ke Plaza Senayan sejak dua tahun lalu tapi dengan berbagai kendala, ia baru bisa mendapatkannya tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut saya Plaza Senayan sangat profesional. Saya ingin sekali kerja sama dengan mereka karena followers kita kebanyakan di Jakarta. Setelah kita punya prestasi akhirnya bisa buka di sini. Jadi saya sangat mempersiapkan konsep toko ini ya," tutur Melissa saat konferensi pers di gerai Tulisan, Lantai 2, Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/11/2014).

Hampir sama dengan konsep di gerai pertamanya, toko kedua Tulisan tetap bernuansa vintage yang dipenuhi kayu-kayu mulai dari pintu, meja, hingga tempat lampu. Dari depan, nuansa toko dibuat seperti rumah kaca dengan ukiran-ukiran jendela kayu yang dicat hitam. Melissa mengatakan kalau konsep tokonya terinspirasi dari rumah seniman di California, Amerika.

Ia tidak menggunakan jasa arsitek atau desainer interior dalam mendekorasi toko keduanya. Seluruh dekorasi didesain langsung oleh sang ibunda, Didi. Oleh karena itu seluruh desainnya dibuat dari kayu sesuai dengan selera ibundanya yang senang memanfaatkan produk alam menjadi benda yang baru. Bahkan Didi memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak dipakai untuk 'disulap' menjadi baru.

Misalnya saja hiasan bunga di sisi dan tengah toko yang dibuat dari bunga teratai kering. Berbeda dengan lampu besar di tengah ruangan yang tampak klasik. Tempat lampu tersebut didesain dari rangka yang sudah usang dipadukan dengan ukiran unik dari tutup toples bekas.

Banyak lampu gantung yang klasik memenuhi gerai Tulisan di Plaza Senayan. Sedangkan di bagian kiri dan kanan toko terdapat koleksi Tulisan, mulai dari kartu remi, lukisan, aksesori, hingga berbagai jenis tas. Setiap produknya dijual dalam kuantitas yang terbatas karena dibuat secara handmade.

Harga yang ditawarkan terbilang cukup mahal karena selain pembuatannya handmade, materialnya juga dipilih yang terbaik. Produknya dijual mulai dari Rp 20 ribu untuk aksesori hingga Rp 1,4 jutaan untuk tas.

(aln/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads