Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Jakarta Fashion Week 2015

Koleksi Glamour nan Klasik Era '50-an dari Soko Wiyanto

wolipop
Sabtu, 01 Nov 2014 18:20 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Rahmi Anjani (Wolipop)
Jakarta -

Gelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2015‎ telah dimulai hari ini, Sabtu (1/11/2014). Sejumlah desainer kenamaan tanah air pun bergantian memamerkan koleksinya dalam perhelatan mode terbesar se-Asia Tenggara yang digelar di mal Senayan City itu. Tak hanya hadir di fashion tent yang berada di luar mal, sejumlah peragaan busana juga digelar di fashion atrium yang hadir di lantai satu pusat perbelanjaan tersebut. Salah satu perancang yang menampilkan koleksi di fashion atrium pada hari pertama gelaran JFW ini adalah Soko Wiyanto.

Desainer 27 tahun itu kali ini mengedepankan tema klasik dan mengambil inspirasi dari kejayaan para ratu di era '50-an. ‎Perancang lulusan Lasalle College itu pun menampilkan koleksi dengan 12 tampilan yang diberi tajuk Efflorescence. Keduabelas busana yang merupakan gaun-gaun tersebut banyak dihadirkan dengan siluet A-line, mermaid, serta ballgown.

‎Dengan material-material seperti duches, renda, tulle, serta organza, gaun-gaun dikemas dengan gaya yang anggun. Terlebih dengan dominasi warna-warna berkesan glamour, seperti emas dan silver yang semakin menguatkan kesan ratu era '50-an. Adapun beberapa yang ditampilkan dengan nuansa torquoise sehingga terlihat manis dan feminin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

‎Selain anggun, feminin, serta klasik, koleksi Soko juga memiliki kesan sensual. Hal tersebut terlihat berkat penerapan aksen bordir pada material tulle atau organza yang transparan. Tak jarang gaun-gaun juga ditawarkan dengan bagian punggung terbuka, aksen cut out, serta belahan tinggi. Selain itu, hadir pula aplikasi bunga-bunga 3D yang menghias gaun menjadi lebih cantik serta girlie.

Sebagai gambaran koleksi, hadir sebuah gaun sleeveless berpotongan dada rendah bernuansa emas. Busana itu pun memiliki aksen peplum yang ditampilkan berlipat di bagian pinggang. Gaun dengan siluet mermaid tersebut juga memiliki kesan seksi berkat bagian bawah yang dihadirkan dengan material organza menerawang berhias payet.

Menutup peragaan, disuguhkan sebuah ball gown p‎utih. Gaun bergaya klasik tersebut tetap memiliki kesan sensual kali ini berkat penerapan bahan transparan pada bagian atas yang berhias bordir. Sementara bagian rok yang melebar dihadirkan dengan material bertekstur berbordir bunga warna silver.

‎Mengedepankan tampilan yang terinspirasi dari era '50-an, tentu saja Soko menampilkan para model dengan tata rambut yang klasik. Seluruh model pun menerapkan gaya rambut konde atau bun hair. Tatanan tersebut pun berkolaborasi dengan L'Oreal Professionnel dengan produk dari rangkaian TTecni.ART. Varian tersebut memang kerap digunakan untuk menataan rambut sejumlah fashion show.

"Kali ini temanya mengambil dari era '50-an yang klasik. Saya sudah kedua kalinya bekerja sama dengan L'Oreal Professionnel untuk Jakarta Fashion Week. Menurut saya, rangkaian ini cocok untuk digunakan di runway," ungkap sang desainer sesaat setelah fashion show usai di area fashion tent.

(ami/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads