Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Monika Jufry: HijabersMom Community Bukan Kumpulan Socialite Berjilbab

wolipop
Kamis, 30 Okt 2014 11:44 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Twitter
Jakarta -

Komunitas yang semua anggotanya perempuan dewasa cenderung dikaitkan dengan kumpulan socialite yang selalu tampil fashionable dan glamour. Bahkan beberapa dari anggotanya terlihat menggunakan busana hingga tas dari brand high-end untuk tampil mempesona ketika datang ke acara gathering.

Berbeda dengan komunitas socialite yang selalu tampil glamour, desainer busana muslim sekaligus salah satu penggagas HMC, Monika Jufry, menegaskan bahwa komunitas HijabersMom Community (HMC) tidak demikian. Meskipun semua anggotanya perempuan dewasa, sudah menikah, dan selalu memperhatikan penampilan ketika datang ke suatu acara tapi HMC bukanlah kumpulan wanita glamour.

Para anggota HMC hanya senang tampil fashionable walaupun sudah menjadi orangtua dengan usia 30 tahun ke atas. Ketika mengadakan gathering pun, anggotanya tidak harus menggunakan barang branded atau mewah seperti komunitas socialite yang tren di kota-kota besar Indonesia terutama Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama ini banyak orang berpikir HMC komunitas ibu-ibu berjilbab yang glamour, sebenarnya nggak, kita bukan komunitas yang harus nenteng Hermes atau Louis Vuitton. Bukan komunitas eksklusif bukan socialite, mungkin karena founder-nya semuanya desainer, jadi kebanyakan anggotanya interest dengan fashion," papar Monika yang merupakan salah satu penggagas komunitas yang didirikan sejak 2011 itu kepada Wolipop beberapa waktu lalu di workshop Sessa miliknya kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Semua wanita dengan berbagai profesi bisa bergabung sebagai anggota HMC termasuk ibu rumah tangga. Wanita yang tergabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Indonesia (APPMI) itu mengatakan kalau HMC tidak membeda-bedakan strata sosial anggotanya. Mereka bisa bergabung sesuai dengan kawasan tempat tinggalnya karena HMC tersebar di 21 wilayah Indonesia seperti Bogor, Bekasi, Depok, Sumatera, Batam, Semarang, Solo, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, hingga Lombok.

Komunitas yang didirikan oleh lima desainer busana muslim seperti Monika Jufry, Irna Mutiara, Hannie Hananto, Najua Yanti, dan Jenny Tjahyawati, itu kini sudah memiliki anggota lebih dari 8 ribu dari seluruh wilayah tersebut.

Setiap wilayah memiliki kegiatan masing-masing tapi tetap dikoordinasikan dengan HMC pusat yang terletak di Jakarta. Setiap satu tahun sekali juga ada gathering HMC dari seluruh wilayah Indonesia yang berkumpul di satu tempat.

Ketika berkumpul, anggota bebas berpakaian sesuai gaya personalnya masing-masing. Ini membuat perbedaan antara wanita satu dan lainnya menjadi tidak terlihat sehingga membuat mereka merasa nyaman saat berkumpul bersama. Acara HMC bukan hanya ajang kumpul saja tapi biasanya dilengkapi dengan pengajian atau kegiatan sosial. Tak hanya itu, adapun acara lain yang dibuat untuk mengembangkan kreativitas masing-masing.

"Yang utama biasanya pengajian, kegiatan sosial, tapi yang rutin itu tiap bulan pasti pengajian. Kita juga ada acara talkshow, demo masak, jadi nggak hanya kumpul-kumpul doang," ujar wanita lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti itu sebelum mengakhiri perbincangan dengan Wolipop.

(aln/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads